Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Lies F Nurdin Rancang Metode Belajar Anak Pahami Pandemi Covid-19

badge-check

					Ketua TP PKK Sulsel Liestyati F Nurdin. Perbesar

Ketua TP PKK Sulsel Liestyati F Nurdin.

BERITA.NEWS, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Sulawesi Selatan (Sulsel), Lies F Nurdin, terus fokus membangun potensi kritis dan kreativitas anak usia dini di masa pandemi.

Lies mengungkapkan, anak masuk dalam kategori yang rentan di masa ini, terlebih mereka tidak serta-merta memahami situasi pandemi serta seluruh konsekuensi perubahan yang harus dijalankan.

Menurutnya, perlu upaya untuk menanamkan pemahaman melalui media yang sederhana dan menyenangkan, serta mampu menstimulasi dan mengedukasi anak mengenai pandemi Covid-19.

“Kami berupaya menciptakan media pembelajaran yang sederhana, menyenangkan serta mudah dipahami untuk mengedukasi anak di masa pandemi ini,” kata Lies usai menggelar rapat bersama Tim Bunda PAUD Sulsel di Rujab Gubernur, Selasa (23/6/2020).

Ada empat metode pembelajaran yang dinilai tepat bagi anak. Yakni melalui modul parenting, karya lagu, aktivitas edutaiment melalui media televisi yang dapat melibatkan guru PAUD untuk menuntun anak melakukan aktivitas kreatif selama di rumah.

“Kita ingin anak-anak mengerti apa itu virus Covid, apa yang harus kita lakukan. Untuk itu kami bersama tim Bunda PAUD Sulsel membuat modul parenting yang berguna di masa pandemi untuk orang tua, juga akan membuat cipta karya lagu anak. Lewat lagu kita mensosialisasikan kebiasaan cuci tangan, pakai masker, jaga jarak kepada anak-anak,” jelasnya.

Kegiatan ini, kata Lies, diharapkan mampu memberi stimulus yang positif kepada anak, membantu orang tua memberi pemahaman kepada anak, serta mengisi waktu luang anak selama di rumah dengan kegiatan kreatif.

“Anak-anak pasti bertanya kenapa mereka di rumah terus, ini kan harus dikasih pengertian. Inilah kami mengedukasi melalui bacaan bergambar, lagu, serta aktivitas yang membantu motorik dan stimulus serta daya kreatif mereka selama di rumah,” tutur Lies.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel