Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Lewat Pengeras Suara, Petugas Keliling Sosialisasi PPKM kepada Warga Desa

badge-check

					Petugas saat melakukan sosialisasi PSBB dan PPKM di Desa Tlogorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2021). Perbesar

Petugas saat melakukan sosialisasi PSBB dan PPKM di Desa Tlogorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2021).

BERITA.NEWS, Demak – TNI-Polri terus berupaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di masyarakat. Salah satunya, bersama-sama dengan perangkat pemerintahan lainnya melakukan sosialisasi kepada warga desa.

Seperti yang dilakukan Babinsa Tlogorejo Serda Ratman, Bhabinkamtibmas Aipda Paul M, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Guntur 1. Mereka bersinergi melakukan sosialisasi guna memberikan pemahaman pada warga tentang aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sosialisasi tim gabungan ini dilakukan di Desa Tlogorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2021).

Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas kesehatan bekerja sama dengan pemerintah desa setempat sebelumnya melaksanakan rapat terbatas. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ke tengah masyarakat melalui patroli dan penyuluhan secara terbuka dengan kendaraan dinas keliling kampung dan desa-desa di wilayah masing-masing.

“Kita lakukan sosialisasi menggunakan kendaraan dinas, tujuannya agar bisa mengena langsung ke tengah masyarakat,” kata Babinsa Koramil 10/Guntur Kodim 0716/Demak Serda Ratman.

Aparat melalui pengeras suara menyerukan agar masyarakat bersama-sama dan bertanggung jawab mengajak kepada seluruh anggota keluarganya untuk berpartisipasi dalam pencegahan dengan cara menjaga diri sendiri dan lingkungan. Yaitu, disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 4M, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, tetap di dalam rumah guna menghindari keramaian atau kerumunan, serta memakai masker.

Selain itu, mematuhi gerakan social distance, berjemur di bawah sinar matahari selama minimal 30 menit, mengajak untuk tidak keluar rumah terutama ke tempat-tempat umum.

Serda Ratman lewat pengeras suara juga mengimbau agar masyarakat tidak panik. Warga diminta menghadapi wabah virus ini dengan tenang namun tetap waspada serta menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Selain itu, meningkatkan kebugaran tubuh dalam rangka menjaga imunitas serta mematuhi imbauan social distance.

“Dalam situasi social distance seperti saat ini kita tidak bisa sosialisasi dengan mengumpulkan masyarakat, solusinya adalah berkeliling dengan kendaraan dinas yang ada sambil melakukan imbauan,” ujar Serda Ratman.

  • YON

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah