Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Lewat Kelas Ibu Hamil, TP PKK dan Dinkes Gowa Komitmen Tekan AKI, AKB dan Stunting

badge-check

					Lewat Kelas Ibu Hamil, TP PKK dan Dinkes Gowa Komitmen Tekan AKI, AKB dan Stunting Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Penggerakan dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Mendukung Penurunan AKI, AKB dan Stunting Kabupaten Gowa di Ruang Pertemuan Padivalley Golf Club Pattallassang, Jum’at (12/11).

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan kegiatan ini sebagai upaya kolaborasi dan bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga khususnya menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan stunting di Kabupaten Gowa.

“Saya perlu menekankan bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi kita di Kabupaten Gowa ini adalah masih di garis merah, kita merupakan salah satu yang memiliki angka kematian ibu dan angka kematian bayi paling tinggi di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Priska menyebutkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Gowa, salah satunya pemeriksaan selama kehamilan belum mencapai target.

Begitupun dengan Stunting, dirinya menyebutkan bahwa ini masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi TP PKK, TP PKK Desa, Kelurahan, kecamatan maupun dan TP PKK Kabupaten Gowa. Termasuk salah satunya dengan mencegah pernikahan anak usia dini.

“Pencegahan stunting begitu banyak yang bisa dilakukan seperti mencegah perkawinan usia anak. Ini perlu karena ketika menikah di usia mudah, mereka belum siap untuk berkeluarga, mengasuh anak dan belum siap dan belum tahu bagaimana caranya menjaga kehamilan agar mempunyai kehamilan yang sehat,” jelasnya.

Baca Juga :  Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Selain penurunan AKI, AKB dan Stunting, Priska berharap seluruh TP PKK bisa berperan aktif terus membantu pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 yaitu dengan menyukseskan vaksinasi.

“Kita sebagai perempuan masa kini tidak hanya menjadi pelengkap dalam pembangunan nasional, tetapi kita juga harus turut terlibat dalam pembangunan nasional. Harus dapat memberikan dampak dan sumbangsih bagi kesejahteraan hidup terutama bagi kesejahteraan hidup bagi ibu dan anak di Kabupaten Gowa,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr. Alamsyah menjelaskan bahwa Kelas Ibu Hamil adalah untuk mempersiapkan ibu hamil agar bisa menjalani proses kehamilan secara sehat dan bisa melahirkan anak yang sehat.

“Kegiatannya dibuatkan semacam wadah bagi ibu hamil untuk mendapatkan informasi tentang kehamilan, tentang gizi, tentang proses persalinan, bagaimana merawat kehamilannya sampai selesai persalinan. Jadi disana juga ada senam ibu hamil penyuluhan tentang gizi yang baik tentang ASI eksklusif,” jelasnya.

Oleh itu, dirinya juga meminta peran serta seluruh kader PKK hingga ke tingkat desa untuk memaksimalkan kelas ibu hamil ini. Dirinya berharap minimal setiap desa dan kelurahan memiliki satu kelas ibu hamil.

“Jadi harapan kita memang bagaimana didorong semua kader PKK untuk bisa memaksimalkan kegiatan-kegiatan yang ada di kelas ibu hamil dengan mendatangkan ibu hamil untuk ikut di kelas ibu hamil,” harapnya dihadapan peserta sosialisasi yang merupakan para Ketua TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa Se-Kabupaten Gowa.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Spirit Syekh Yusuf Digaungkan, Pemuda Sulsel Diminta Tampil Percaya Diri

25 Maret 2026 - 19:01 WITA

Trending di Daerah