Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Lantik TP PKK Provinsi, Bahtiar Minta Sinergi ke Kabupaten dan Kota

badge-check

					Lantik TP PKK Provinsi, Bahtiar Minta Sinergi ke Kabupaten dan Kota Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin lantik Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Provinsi. Minta sinergitas dengan Kabupaten dan Kota.

Bahtiar lantik Sofha Marwah sebagai Pj Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Provinsi dan mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2023 – 2024.

Bahtiar mengatakan, PKK merupakan organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.

PKK memiliki basis jaringan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Karenanya, PKK di tingkat provinsi diminta untuk bersinergi dengan kabupaten kota.

“PKK hidup di tengah masyarakat, dengan program yang luar biasa, yakni 10 program pokok PKK. Satu-satunya organisasi yang punya jejaring yang kuat hingga tingkat desa dan kelurahan hanya PKK,” ujarnya.

Kedudukan PKK, kata Bahtiar, juga sangat luar biasa. Bahkan dikontrol langsung oleh Ibu Negara.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

“PKK sangat kuat untuk menggerakkan pembangunan di desa dan kelurahan,” imbuhnya.

Jelang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang, Bahtiar juga mengingatkan PKK untuk berhati-hati dan tetap fokus pada peraturan perundang-undangan, serta program pokok PKK.

Jangan sampai melakukan sesuatu yang memunculkan anggapan bahwa ada politisasi PKK untuk calon tertentu.

“Hati-hati saja dan mari kita saling mengingatkan,” pesannya.

Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan para pengurus PKK yang pada umumnya adalah isteri ASN, untuk menjauhi gaya hidup hedon, serta meningkatkan kepekaan terhadap masyarakat sekeliling.

“Harus asah lagi kepekaan kita sebagai pejabat,” imbaunya.

Pj Gubernur meminta agar PKK Provinsi tidak bersaing dengan PKK Kabupaten/Kota. Sebaliknya, harus menjadi fasilitator bagi kabupaten/kota.

Terakhir, Bahtiar menitipkan kepada PKK agar turut menyukseskan program Gerakan Menanam Pisang untuk ketahanan pangan, serta Penanaman 10 pohon cabai di setiap rumah untuk mencegah inflasi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel