Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

KOPEL Gelar Diskusi, Bahas Kenaikan BPJS Ditengah Pandemi Corona

badge-check

					Direktur KOPEL Indonesia Anwar Razak. Perbesar

Direktur KOPEL Indonesia Anwar Razak.

BERITA.NEWS, Makassar – Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia akan mengadakan diskusi publik. Topiknya soal PSBB: Persoalan Sengkarut Baru BPJS.

Diskusi virtual lewat aplikasi Zoom yang bekerjasama dengan Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) ini akan digelar Jumat, 22 Mei 2020, mulai pukul 13.00 WIB (pukul 14.00 WITA, pukul 15.00 WIT).

Menurut Direktur Kopel Indonesia, Anwar Razak, diskusi ini akan menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Alamsyah Saragih (Komisioner Ombudsman RI), Ajeng Kusuma (Aktifis Pemantau Pelayanan Publik), Dr. Irwan Muin, SH (Akademisi UIN Alauddin Makassar), Syamsuddin Alimsyah (Peneliti Senior KOPEL Indonesia), dan Sulasri (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), dengan host Muh. Akil Rahman (Kopel Indonesia).

Anwar menjelaskan, belum lama ini Presiden telah meneken kebijakan kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Perpres No.64 Tahun 2020, justru di saat masyarakat berjuang menghadapi dampak pandemi virus corona (COVID-19).

Baca Juga :  Rapat Perdana SC Mubes IKA UNHAS, Rampungkan Draf Persidangan 

“Kenaikan iuran ini nyaris 100%. Padahal belum lama MA telah membatalkan kebijakan kenaikkan iuran JKN. Langkah menaikan iuran ini seolah mengabaikan putusan MA, apalagi saat ini beban masyarakat di masa pandemi sudah begitu berat,” katanya, Kamis (21/5/2020) malam.

Dikatakannya, persoalan JKN yang dikelola BPJS Kesehatan bukan semata soal iuran kepesertaan, tetapi tata kelola yang perlu dibenahi, akuntabilitas yang perlu ditingkatkan, dan kualitas layanan yang perlu diperbaiki.

“Inilah yang nanti akan dibincangkan dalam diskusi virtual ini,” imbuh Anwar. ()

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

16 April 2026 - 16:23 WITA

Triwulan II, Munafri Desak SKPD Bergerak Cepat, APBD Harus Tepat Sasaran

16 April 2026 - 12:45 WITA

Wali Kota Makassar Pilih Alihkan Anggaran Pengadaaan Randis ke Pendidikan dan Infrastruktur 

16 April 2026 - 09:07 WITA

Trending di Makassar