Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Ketua DPRD Kota Bengkulu Dukung Pengangkatan PPPK

badge-check

					Ketua DPRD Kota Bengkulu Dukung Pengangkatan PPPK Perbesar

Bengkulu, Berita.news – Suprianto selaku Ketua DPRD Kota Bengkulu mengatakan mendukung adanya pengangkatan PPPK dengan pilihan menyesuaikan anggaran daerah Kamis (29/9/2022).

Saat ini mereka juga masih menunggu informasi terbaru dari pemerintah pusat soal penggajian tenaga honorer setelah diangkat sebagai PPPK. Sampai saat ini belum ada kepastian penggajian tenaga PPPK akan dibantu dari APBN juga menjadi persoalan pemerintah daerah saat ini. Lantaran penggajian yang dibebankan ke APBD masing-masing membuat Pemkot Bengkulu dan Banggar DPRD Kota Bengkulu masih mempertimbangkan pelaksanaan rekrutmen PPPK itu.

 

“Ini yang menjadi persoalan seluruh daerah, beban gaji itu dibebankan ke APBD masing-masing. Penggajiannya sudah disiapkan di DAU ada sekitar Rp 13,6 miliar. Tapi kalau untuk prosesnya di 2022 di APBDP ini, rasanya belum bisa. Proses seleksi itukan butuh anggaran juga. InsyaAllah di 2023, tapi kita juga masih menunggu dari kebijakan pusat,” beber Suprianto.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

 

“Kalau kami DPRD ini pada prinsipnya mendukung. Para honorer yang mengabdi sekian puluh tahun semestinya bisa kita angkat. Tapi mengangkat itu ada resiko di anggaran untuk penggajiannya, ” jelasnya.

 

Menurutnya, rekrutmen tenaga PPPK bukan hanya sekedar soal pengangkatan saja melainkan juga harus ada pertanggungjawaban moril. Ketika ribuan honorer Pemkot Bengkulu sudah diangkat PPPK maka harus jelas sumber penggajiannya.

 

“Nah itu persoalan, karena gaji mereka hampir sama dengan ASN. Itu yang jadi persoalan, apalagi PAD kita hanya Rp 200 sekian. Kalau hanya mengandalkan APBD tanpa bantuan dari pusat ya sulit,” kata politisi PAN ini.

(Adv)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional