Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Kemenko Polhukam: Sentra Gakkumdu Harus Bebas Kepentingan Politik

badge-check

					Deputi Hukum dan Hak Asasi Manusia Sugeng Purnomo mewakili Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto dalam membuka Forum Koordinasi Sentra Gakkumdu wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Maluku (dok) Perbesar

Deputi Hukum dan Hak Asasi Manusia Sugeng Purnomo mewakili Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto dalam membuka Forum Koordinasi Sentra Gakkumdu wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Maluku (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Kementerian Koordinator (Kemenko) Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI menggelar Forum Koordinasi dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Makassar. Kamis (27/6/2024).

Forum Koordinasi Gakkumdu ini sebagai persiapan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, khususnya di Wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

Menko Polhukam dalam sambutannya yang dibacakan Deputi Hukum dan Hak Asasi Manusia Sugeng Purnomo menyampaikan Pilkada 2024 pada 27 November pertama kalinya dilakukan serentak melibatkan 37 Provinsi dan 508 Kabupaten dan Kota.

Olehnya itu, Penegakan Hukum merupakan salah satu aspek penting pelaksanaan Pilkada oleh Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian agar menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2024, Menko Polhukam: Waspada Polarisasi Politik

Kemenko Polhukam mengingatkan agar para Aparat Penegak Hukum agar kedepankan kehati-hatian dalam mengambil keputusan penegakan hukum yang berkaitan dengan Pilkada.

“Aparat Penegak Hukum yang tergabung dalam Gakkumdu perlu mengambil langkah preventif dan kehati-hatian dalam melakukan penegakan hukum yang terkait dengan Pilkada seluruh wilayah terutama daerah yang masuk tingkat kerawanan tinggi,” tegaskan.

Menurutnya dalam penegakan hukum Pilkanda perlu kehati-hatian agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Aparat Penegak Hukum harus terbebas dari kepentingan politik, tertentu kekhawatiran masyarakat akan adanya campur tangan politik dalam penegakan hukum dalam memasuki Pilkada.

Hal ini harus dijadikan sirine dan pengingat agar Aparat Penegak Hukum bekerja profesional dan berdasarkan bukti yang dapat di pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto juga memimpin langsung Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku di Makassar pada 26 Juni kemarin.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal