Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Kemenag Sulsel ‘Kecewa’ Penuhi Undangan Baca Doa 17 Agustus di Rujab Gubernur

badge-check

					Perwakilan Kanwil Kemenag Sulsel hadir Kabag TU Ali Yafid yang menunggu 1 jam untuk Bacakan Doa Seragam di Upacara Kemerdekaan di Rujab Gubernur, namun diganti jelang acara dimulai (dok) Perbesar

Perwakilan Kanwil Kemenag Sulsel hadir Kabag TU Ali Yafid yang menunggu 1 jam untuk Bacakan Doa Seragam di Upacara Kemerdekaan di Rujab Gubernur, namun diganti jelang acara dimulai (dok)

BERITA.NEWS,Makassar– Upacara 17 Agustus Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur terlihat sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, rangkaian upacara kemerdekaan RI bersama Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Forkopimda yang harusnya tertata sesuai keprotokoleran dan undangan, sedikit tercoreng.

Hal itu, terlihat saat sesi pembacaan doa upacara Kemerdekaan, mestinya yang naik mimbar membacakan adalah perwakilan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenang).

Padahal perwakilan Kanwil Kemenag sudah hadir memenuhi undangan Panitia Peringatan Upacara Kemerdekaan di Rujab Gubernur. Namun tiba-tiba diganti jelang acara dimulai.

Kepala Bagian (Kabag) TU Ali Yafid mewakili Kanwil Kemeng bahkan sudah menunggu 1 jam lamanya.

Isi undangan resmi yang beredar pun jelas dalam point pembacaan doa dari Kepala Kanwil Kemenag Sulsel.

Baca Juga :  Kemenko Polkam RI Dorong Peningkatan Kemerdekaan Pers yang Masih Fluktuatif

Ketua Tim Humas, Data dan Informasi Kanwil Kemenag Sulsel Mawardy Siraj mengatakan Kankanwil yang tidak bisa hadir telah meminta ada utusan yang datang mewakili membacakan doa.

“Kalau upacara kenegaraan harus dari dulu begitu dari Kemenag biasanya seperti itu tata protokol. Setahu saya ada undangan ke kantor kanwil untuk permohonan doa,” ucapnya.

Mawardi menekankan pihaknya sudah memenuhi undangan Pemprov Sulsel, mestinya ada keprotokoleran, apalagi doa ini merupakan teks seragam dari Kementerian Agama RI khsusus di Hari Kemerdekaan.

“Kalau ada kejadian begitu kita mau katakan kecewa mungkin ia juga mau bagaimana lagi itu acara Pemprov intinya kita ikuti undangan nya

Kalau ada kejadian begitu kemudian tanpa ada pemberitahuan tiba-tiba kalau saya pribadi saya kecewa dengan kejadian itu karena ini soal hubungan antar lembaga,” pungkasnya.

Ia menyayangkan hal seperti di terjadi, mestinya lebih mengutamakan menjaga hubungan baik antar lembaga.

Tim berita.news juga sudah meminta konfirmasi dengan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Andi Ihsan yang membawa bagian protokol, namun belum ada tanggapan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar