Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kebumen Miliki Gedung Isolasi Covid-19, Ini Harapan Ganjar

badge-check

					Gedung isolasi Covid-19 terpadu di RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, diresmikan, Selasa (3/11/2020). Perbesar

Gedung isolasi Covid-19 terpadu di RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, diresmikan, Selasa (3/11/2020).

BERITA.NEWS, Kebumen – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy bersama Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto meresmikan gedung isolasi Covid-19 terpadu di RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (3/11/2020).

Ikut mendampingi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Menkes Terawan Agus Putranto mengapresiasi pembangunan gedung khusus isolasi Covid-19, peresmian instalasi radioterapi dan kemoterapi, serta instalasi hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Gombong.

“Tidak hanya untuk Covid-19, di masa mendatang fasilitas ini bisa digunakan untuk pelayanan penyakit lain, seperti TBC dan lainnya,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Menko PMK, Muhadjir Effendy.

Muhadjir berharap, kebutuhan fasilitas kesehatan di masyarakat khususnya selama pandemi Covid-19 ini masih cukup tinggi.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Semoga RS PKU Muhammadiyah Gombong bisa menjadi bagian dalam membantu pemerintah untuk penanganan Covid-19 ini,” kata Muhadjir.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap, dengan diresmikannya gedung isolasi Covid-19 terpadu ini, penanganan pasien Covid-19 di wilayah selatan Jawa Tengah bisa lebih optimal.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan fasilitas untuk masyarakat wilayah selatan. Tidak hanya untuk Covid-19, tapi juga penyakit lain. Tentu, ini sangat membantu pemerintah,” ujar Ganjar.

Menurutnya, selama ini penanganan pasien Covid-19 di bagian selatan Jawa Tengah masih mengandalkan RSUD Margono, beberapa rumah sakit di Cilacap, dan lainnya.

“Kita berharap dengan semakin banyak fasilitas kesehatan ini, semua bisa saling support dan membantu pemerintah dalam peningkatan layanan kesehatan,” katanya.

  • WAKHYONO

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah