Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati: Jangan Abaikan Prokes, Apapun Alasannya

badge-check

					Bupati Kudus HM Hartopo meninjau kesiapan tenaga kesehatan, ruang isolasi, dan ketersediaan peralatan pendukungnya di RSUD dr Loekmono Hadi, Jumat (21/5/2021). Perbesar

Bupati Kudus HM Hartopo meninjau kesiapan tenaga kesehatan, ruang isolasi, dan ketersediaan peralatan pendukungnya di RSUD dr Loekmono Hadi, Jumat (21/5/2021).

BERITA.NEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan bahwa melonjaknya kasus Covid-19 pascalebaran disebabkan abainya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya saat bersilaturahmi.

Bupati menegaskan itu saat meninjau kesiapan tenaga kesehatan, ruang isolasi, dan ketersediaan peralatan pendukungnya di RSUD dr Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/5/2021).

Potensi penyebaran Covid-19 bisa terjadi melalui interaksi saat silaturahmi dengan sanak saudara.

“Lonjakan kasus Covid terjadi ketika masyarakat abai prokes saat lebaran kemarin. Maka dari itu, saya imbau silaturahmi ke tempat sanak famili dihentikan dulu. Bisa diganti dengan telepon ataupun video call,” kata Hartopo.

Bupati mencontohkan, kurang waspadanya masyarakat saat menerima tamu atau kerabat. Karena merasa rumahnya telah steril, mereka bebas menyuguhkan makanan atau minuman. Tanpa disadari tuan rumah makan bersama dengan tamunya sambil ngobrol, tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

“Ketika kita menerima tamu, secara tidak sadar kita makan dan minum sambil ngobrol bersama, dengan tidak menaati protokol kesehatan, seperti lepas masker, tidak menjaga jarak. Mungkin karena kita menganggap rumah kita steril, makanya kita abaikan prokes. Itulah potensi penularan Covid,” jelas bupati.

Hartopo pun berpesan agar masyarakat jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan dengan alasan apapun. Termasuk alasan telah divaksin, karena vaksin tidak menjamin terhindar dari penularan Covid.

“Vaksin hanya membantu meningkatkan dan memperkebal imunitas tubuh. Taatilah prokes, karena sangat luar biasa kasus peningkatan Covid saat ini. Untuk hari raya kemarin meningkat 150 persen, saat ini bisa mencapai 400 persen,” pungkasnya.

Bupati pun telah menginstruksikan rumah sakit di Kabupaten Kudus, baik lini I, II, dan III untuk menambah ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

Kesiapan rumah sakit ini dinilai sangat penting dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah