Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Kantor yang Pernah Dipimpin Bupati Sinjai Digeledah Jaksa, Ada Apa di Balik Kasus Rp22 Miliar Ini?

badge-check

					Kantor BKAD Sinjai di Jl. Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kantor BKAD Sinjai di Jl. Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Sinjai — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai kembali bikin geger publik. Aparat penegak hukum (APH) tersebut melakukan penggeledahan besar-besaran di empat kantor pemerintahan, Selasa (11/11/2025).

Salah satu kantor yang digeledah ternyata pernah dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai saat ini, Ratnawati Arif.

Langkah tegas Kejari Sinjai ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan total nilai mencapai Rp22 miliar.

Proyek ini disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat penting dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sinjai, Kaspul Zen Tomy Aprianto, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

“Iya benar, ada empat titik yakni PUPR, BKAD, Bappeda, dan PDAM Sinjai,” ujarnya kepada Berita.News.

Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen pelaksanaan proyek air bersih tahun anggaran 2019, 2020, dan 2023, yang diduga bermasalah secara administratif dan keuangan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai, Mohammad Ridwan Bugis, menegaskan pihaknya bekerja tanpa pandang bulu.

“Kami bekerja objektif, profesional, dan transparan. Tidak ada yang ditutupi, siapa pun yang terlibat akan kami panggil,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

Dari hasil penyelidikan, sejumlah nama besar di lingkup Pemkab Sinjai mulai diperiksa, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

“Saya datang tadi jam dua siang memenuhi panggilan penyidik. Saat itu saya sebagai pengarah TAPD dan Pj Bupati Sinjai. Status saya masih sebagai saksi,” jelasnya.

Kasi Intelijen Kejari Sinjai, Jhadi Wijaya, menambahkan tim gabungan Pidsus kini bekerja maraton menelusuri seluruh aliran dana hibah PDAM.

“Tim bekerja maraton untuk mengungkap siapa saja pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana hibah PDAM,” ungkapnya.

Hingga kini, tiga perkara utama sudah naik ke tahap penyidikan:

• Pembangunan SPAM Tahun Anggaran 2019 di Dinas PUPR Sinjai senilai Rp10,04 miliar.
• Pembangunan SPAM Tahun Anggaran 2020 di Dinas PUPR Sinjai senilai Rp9,62 miliar.
• Penggunaan Dana Hibah Tahun 2023 dari Pemkab Sinjai ke PDAM Tirta Sinjai Bersatu sebesar Rp2,3 miliar.

Yang membuat publik terkejut, salah satu kantor yang digeledah adalah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai.

Instansi tersebut yang dulu dipimpin langsung oleh Ratnawati Arif selama delapan tahun (2016–2024) sebelum ia mundur dan maju sebagai calon bupati.

Ratnawati kemudian memenangkan Pilkada 2024 bersama pasangannya, Andi Mahyanto Mazda, dengan dukungan kuat dari PPP, Gerindra, dan PDIP.

Keduanya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Februari 2025, sebagai bagian dari pelantikan serentak 961 kepala daerah di seluruh Indonesia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal