Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kabupaten Takalar Raih Penghargaan Sebagai Daerah Tercepat Pembentukan Koperasi Merah Putih

badge-check

					Kabupaten Takalar Raih Penghargaan Sebagai Daerah Tercepat Pembentukan Koperasi Merah Putih Perbesar

 BERITA.NEWS – Pemerintah Kab. Takalar dibawah kepemimpinan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM monerehkan prestasi gamilang dalam program Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih.

Kabupaten Takalar merupakan Kabupaten pertama dengan capaian 100 persen Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Selatan.

Dengan prestasi tersebut Bupati Takalar menerima piagam penghargaan dari Menteri Koperasi RI Budi Arie Setiadi atas Apresiasi Dalam Percepatan Pembentukan 100 Persen Koperasi Merah Putih yang sudah berbadan hukum di Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Four Ponit Makassar, Sabtu 26 April 2025, yang dihadiri Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Wakil Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Prov. Sulsel, Ketua Umum DPP Desa Bersatu, Ketua APDESI Prov Sulsel, para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulawesi Selatan.

Dalam rapat tersebut Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa Koperasi Daerah Merah Putih adalah gagasan paling brilian yang diluncurkan oleh Bapak Presiden Prabawo karena Presiden ingin percepatan pembangun desa, yang instrumennya adalah koperasi. Mengapa Koperasi.? Karena koperasi adalah alat transformasi sosial yang bisa menggerakkan masyarakat terutama dalam mencapai kesejahteraan bersama.

“Saat ini dindonesia baru 29,8 juta masyarakat yang berpartisipasi sebagai koperasi atau kurang dari 10 % dari jumlah penduduk indonesia. Olehnya itu, Saatnya kita banggitkan koperasi setelah sudah 27 tahun tidur, ini eranya kebangkitan ekonomi rakyat berbasis gotong royong” Jelasnya.

Dikatakan pula, Kopdes Merah Putih dimotori oleh masyarakat dan semua produk barang yang disubsidi negara akan disalurkan oleh Kopdes Merah Putih. Kopdes Merah Putih merupakan bagian yang sangat penting dari idiologi ekonomi negara.

“Kita berharap dengan pembentukan Kopdes Merah Putih ini membawa dampak yang signifikan dan dapat mensejahterakan masyarakat dan membangkitkan ekonomi desa” Tutup Menteri Koperasi.

Sementara itu, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan bahwa Setelah melihat instruksi dari Presiden RI kami segera membentuk tim, pembentukan tim ini untuk membentuk aspek legal koperasi, pengurus koperasi, keanggotaan, menentukan tempat, inventarisasi kebutuhan dan infrastruktur. Setelah semua telah kami selesaikan maka semua desa di Kab. Takalar 100 persen telah terbentuk Koperasi Desa Merah Putih.

“Kab. Takalar adalah daerah agromaritim dan memiliki banyak potensi alam yang bagus, kami ada rumput laut, jagung, padi dan produk pertanian lainnya. Jika potensi ini kita sinergikan dengan koperasi maka produk takalar akan banyak dikenal oleh orang luar dengan perkembangan media sosial sehingga dapat membangkitkan ekonomi desa” Jelas Bupati Takalar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah