Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Kabar Baik! Nasib Honorer Korban Kebijakan Pemkot Makassar Mulai Temui Titik Terang

badge-check

					Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia, Sulawesi Selatan, Akbar Polo. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia, Sulawesi Selatan, Akbar Polo. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Makassar – Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Polo, terus memperjuangkan nasib tenaga honorer yang terdampak kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Perjuangan ini kini telah mencapai tingkat nasional dengan pembahasan yang dilakukan di Komisi II DPR RI, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Upaya yang dilakukan Akbar Polo mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum DPP PJI, Hartanto Boechori.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, dan Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, turut memberikan bantuan besar dalam mengawal perjuangan tersebut.

Berkat sinergi berbagai pihak, tenaga honorer yang merasa terzalimi oleh kebijakan Pemkot Makassar akhirnya mendapatkan titik terang.

Kini, mereka berkesempatan mengikuti seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua di lingkungan Pemkot Makassar.

Harapan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Dalam pernyataannya, Akbar Polo menyampaikan harapannya kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, agar berkenan memperjuangkan nasib para honorer yang terdampak kebijakan pada era kepemimpinan Wali Kota sebelumnya, Danny Pomanto.

Baca Juga :  7 Tahun Kuasai Fasum, 27 Lapak PKL di Tallo Akhirnya Ditertibkan

“Kami dengan segala kerendahan hati, di bulan suci Ramadan ini, memohon kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Makassar untuk memperjuangkan nasib 40 orang honorer yang telah lama mengabdikan diri di Pemkot Makassar,” ujar Akbar Polo.

Menurutnya, para honorer tersebut hanya ingin mendapatkan hak mereka untuk kembali bekerja di lingkungan Pemkot Makassar.

Mereka yang sebelumnya menjadi korban kebijakan “Laskar Pelangi” diharapkan bisa diakomodir kembali sebagai tenaga honorer.

Lebih lanjut, Akbar Polo menekankan bahwa perjuangan ini bukan hanya demi kepentingan para honorer, tetapi juga sebagai bentuk keadilan terhadap mereka yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.

Ia berharap para pemimpin daerah yang terlibat dalam perjuangan ini dapat menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesejahteraan tenaga honorer.

“Semoga dengan keterlibatan semua pihak, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, perjuangan ini membuahkan hasil, dan para honorer yang telah lama mengabdi bisa mendapatkan hak mereka kembali,” tutup Akbar Polo.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Trending di Makassar