Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Jumlah Positif Corona di Sulsel Meningkat Drastis, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

badge-check

					Kadis Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari saat mendampingi Gubernur Nurdin Abdullah (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Kadis Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari saat mendampingi Gubernur Nurdin Abdullah (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Pasien positif Covid-19 atau Corona Virus di Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan. Data terakhir jumlahnya kini mencapai 27 orang. Penyebarannya Makassar paling banyak 23 orang.

Diketahui, jumlah positif Covid-19 di Sulsel per tanggal 19 Maret 2020 diumumkan 2 orang, tanggal 24 Maret bertambah 2 orang, tanggal 25 Maret bertambah 9 orang, tanggal 26 Maret naik lagi 14 orang. Dan total hingga saat ini ada 27 pasien.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari mengaku saat ini pola penyebaran virus tersebut sudah ada perubahan dari import transmission ke local transmission atau antara individu dengan individu lain.

“Sampai saat ini berdasarkan data-data yang positif ini tidak lagi import trasmission, tapi data ini nampak bahwa local tranmission sudah ada antara warga di Sulsel berkontak sehingga jadi positif,” ucapnya, Jumat (27/3/2020).

Melihat fenomena tersebut, Ichsan menegaskan masyarakat harus sadar dan paham betul pentingnya social distancing dengan tidak keluar rumah dan phisical distancing hindari sentuhan langsung.

”Artinya kita tidak hanya dilarang berkumpul ramai-ramai di luar. Kalaupun di rumah kami harap ada ketentuan minimal tidak berjabat tangani kalaupun ingin bersentuhan pastikan tangan cuci dulu,” ucapnya.

Ichsan menjelaskan pola penyebaran tidak beredar lewat udara melainkan dropped infection. Sehingga perlu menjaga jarak saat melakukan pertemuan.

“Dia dropped infection, tentu jarak baiknya kita ketemu orang paling sedikit 1 meter. Tentu kami sampaikan dalam rumah juga. Paling bagus itu pakai sabun di air mengalir. Kami sampaikan,” pungkasnya.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel