Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jamin Akses Layanan Kesehatan, Adnan-Kio Siapkan Rumah Sakit Pratama

badge-check

					Jamin Akses Layanan Kesehatan, Adnan-Kio Siapkan Rumah Sakit Pratama Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Kesehatan warga tetap menjadi perhatian penting Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio (Adnan-Kio) bila terpilih di periode keduanya. Dalam program yang diusung pasangan tagline Doboloki ini, ada rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama.

Rumah Sakit Pratama adalah rumah sakit tipe D. Fungsinya, sebagai penyangga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf.

“Rumah Sakit Pratama ini akan menambah akses pelayanan kesehatan kepada warga. Jadi tidak hanya di puskesmas dan RSUD Syekh Yusuf saja,” terang Adnan saat berkampanye di Tombolopao, Kamis (5/11/2020).

Rumah sakit pratama adalah unit pelayanan kesehatan yang menyediakan perawatan kelas 3 saja. Namun layanan kesehatan yang disediakan, hampir sama dengan RSUD Tipe B. Seperti rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, serta pelayanan penunjang lainnya.

Dengan hadirnya rumah sakit pratama, hampir pasti tidak ada lagi warga yang terabaikan dalam hal pelayanan kesehatan. Termasuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Gowa.

“Karena dengan adanya rumah sakit pratama, pelayanan kesehatan di Gowa tidak hanya bertumpu pada Rumah Sakit Syekh Yusuf. Kita akan sebar pelayanan itu, supaya akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga bisa lebih baik ke depannya,” sambung Calon Bupati Gowa incumbent ini.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Adnan juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan RSUD Syekh Yusuf. Yang sementara dalam tahap pembangunan untuk tujuh lantai. Dengan penambahan kapasitas 400 ranjang pasien. Pembangunan ini ditarget selesai tahun 2021 mendatang.

“Sedangkan rumah sakit pratama itu juga akan mulai dibangun 2021. Jadi berkesinambungan dengan pembangunan Rumah Sakit Syekh Yusuf nantinya,” tutup Adnan.

Selain itu, duet petahana ini juga akan meningkatkan kualitas pelayanan di 26 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Sarananya bakal setara dengan Rumah Sakit RSUD Syekh Yusuf. Ini agar warga Kabupaten Gowa yang mau berobat, tak perlu lagi ke RSUD Syekh Yusuf. Terutama untuk warga dataran tinggi.

Penambahan fasilitas puskesmas yang dimaksud Adnan seperti, fisik bangunan, sarana dan prasarananya. “Gedungnya akan kita tingkatkan. Kapasitas jumlah tempat tidurnya juga akan ditambah. Peningkatan fasilitas untuk alat kesehatannya, dan fasilitas laboratoriumnya,” lanjut Ketua PMI Sulsel itu.

Selama ini, masih menurut Adnan, puskesmas di Kabupaten Gowa sudah melayani pasien rawat inap. Namun, memang kapasitasnya masih terbatas. Untuk itu, dengan meningkatkan pelayanan dan kelengkapan infrastrukturnya, Adnan berharap masyarakat tak perlu lagi datang ke RS Syekh Yusuf untuk mendapatkan layanan kesehatan yang prima.

“Tidak perlu semuanya dirujuk ke RS Syekh Yusuf, cukup di puskesmas. Kecuali, kalau memang dia harus mendapatkan perawatan lanjutan atau operasi besar, barulah dirujuk ke RS Syekh Yusuf. Tetapi di luar dari pada itu, cukup pelayanannya di puskesmas saja,” tutur Adnan. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah