Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jaga Sejarah Ulama di Pangkep, Anir-Lutfi Rancang Rumah Dakwah Digital

badge-check

					Jaga Sejarah Ulama di Pangkep, Anir-Lutfi Rancang Rumah Dakwah Digital Perbesar

BERITA.NEWS, Pangkep – Kabupaten Pangkep memiliki kontribusi penting dalam melahirkan ulama dan tokoh Islam di Sulawesi Selatan. Sejarah inilah yang mendasari pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) akan menghadirkan Rumah Dakwah Digital.

Rencananya, gedung Rumah Dakwah Digital akan dibangun di pusat kota Pangkajene, berhadapan langsung dengan gedung Islamic Center. “Pangkep dulu sejarahnya memiliki banyak ulama-ulama. Rumah Dakwah Digital adalah upaya mengembalikan dan melahirkan ulama-ulama dan sebagai pusat penyiaran informasi dan pendidikan dakwah Islam,” kata Anir, Jumat (23/10/2020).

Adalah Pulau Salemo tempat belajar sejumlah ulama kharismatik pada tahun 1900-1955 silam. Pulau Salemo, berada di Kecamatan Liukang Tupabbkiring Utara, Kabupaten Pangkep.

Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama menyebutkan, ada sejumlah ulama yang pernah mengajar ilmu agama, belajar ilmu agama, dan belajar mengaji di Pulau Salemo.

Histori inilah yang membuat Anir bahwa Pangkep sejatinya tetap dikenal sebagai kabupaten yang religius. Dengan Rumah Dakwah Digital, Pangkep yang religius tetap bertahan di tengah maraknya invasi budaya luar.

Rumah Dakwah Digital, kata Anir, adalah upaya menjawab tantangan zaman. Syiar dan pendidikan agama Islam tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu.

“Melalui Rumah Dakwah Digital ini juga proses penyebaran ajaran-ajaran agama dilakukan berbasis digital. Sehingga tiada batas waktu dan ruang untuk belajar, mengajarkan agama. Demikian pula halnya dengan kegiatan keagamaan lainnya dapat dikembangan dengan teknologi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, membawa kita berinovasi dalam pendidikan,” jelas perempuan kelahiran Labakkang ini.

Selain Rumah Dakwah Digital, Taman Musafir tetap akan menjadi ikon bahwa Pangkep wisata kota religius. Taman Musafir nantinya bakal direhabilitasi dengan tetap mempertahankan nilai artistiknya.

Dengan bentuk yang lebih elegan, minimalis, kesan mewah ikonik Kabupaten Pangkep ini akan lebih menarik wisatawan lebih banyak lagi untuk berswafoto ria. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah