Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Ironi, Saat Anggaran Pemprov Kolabs BKAD Sulsel Malah Sosialisasi di Hotel Bintang 5

badge-check

					Ironi, Saat Anggaran Pemprov Kolabs BKAD Sulsel Malah Sosialisasi di Hotel Bintang 5 Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Sulsel menggelar acara sosialisasi di Hotel Berbintang 5 disaat para OPD alami kolabs anggaran akibat refocusing Keuangan.

OPD saat ini tengah kekurangan anggaran bahkan beberapa program mereka terpaksa dihapus untuk refocusing yang dilakukan BKAD, alasannya untuk melunasi sejumlah utang di 2022 – 2023.

Makin ironi lagi saat salah satu pegawai Pemprov Sulsel mengeluhkan uang perjalanan dinasnya sudah 5 bulan lalu belum dibayarkan.

Padahal mereka melakukan tugas perjalanan dinas itu menggunakan uang pribadi, namun belum digantikan.

Salah satu pegawai Pemprov Sulsel yang enggan disebut namanya mengaku jengkel dengan kondisi yang terjadi saat ini. Apalagi ada kegiatan di Hotel Berbintang 5, sangat melukai hati.

Menurutnya, kondisi keuangan Pemprov yang katanya tidak sehat ini, hingga OPD jadi korban refocusing oleh BKAD, tapi malah menggelar kegiatan mewah di Hotel Rinra Makassar, seperti tidak ada empati.

Sosialisasi Permendagri yang dilakukan BKAD Pemprov Sulsel di Ballroom Nusantara Hotel Rinra Makassar (dok)

Padahal jika memang kondisi keuangan Pemprov tidak sehat, kegiatan sosialisasi seperti ini bisa dilakukan di Kantor Gubernur. Seperti di Ruang Rapat Pimpinan hingga Ruang Pola yang tempatnya cukup luas.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

Undangan Sosialisasi ini membahas Permendagri nomor 15 tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD 2025.

“Saat OPD, termasuk dikami kolabs dengan kondisi anggaran tidak ada sekali bahkan operasional. Ini tiba-tiba BKAD membuat kegiatan yang bermewah mewahan, tidak punya empati,” ucapnya.

Ia mengaku di OPD nya sendiri ada perjalanan dinas beberapa staf yang belum terbayarkan, jumlahnya Rp 100 juta lebih. Mereka pakai uang pribadi saat menjalankan tugas.

“Bahkan untuk menerima tamu staf kumpul-kumpul uang menjamu tamu dari luar daerah, untuk beli kue, air minum,” ungkapnya.

“Ini kegiatan di Hotel Berbintang, katanya tidak ada uang, tapi bisa undang pemerintah daerah lagi, di ruangan mewah Ballroom Nusantara (Rinra),” pungkasnya.

Berdasarkan laporan Kepala BKAD Sulsel Salehuddin kegiatan ini dihadiri kurang lebih 500 orang yang merupakan Kepala OPD, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Inspektorat, Sekretaris Dewan, Kepala Bidang Anggaran dari semua Kabupaten/Kota.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel