Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Ini 4 Hal yang Bikin Cristiano Ronaldo Menangis, Nomor 3 Dibuat “Galau”

badge-check

					Ini 4 Hal yang Bikin Cristiano Ronaldo Menangis, Nomor 3 Dibuat “Galau” Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta – Perjalanan hidup Cristiano Ronaldo tak selamanya mulus. Di balik gelimang harta dan prestasi, terdapat cerita menyedihkan.

Cristiano Ronaldo mendadak menangis kala melakoni wawancara dengan Piers Morgan.

Sebab, megabintang timnas Portugal itu diperlihatkan sebuah video lawas yang menampilkan mendiang ayahnya Ronaldo, Jose Dinis Aveiro.

Dalam tayangan tersebut, yang direkam sebelum Piala Eropa 2004, Jose mengaku bangga kepada Ronaldo.

Ya, kepergian sang ayah adalah salah satu pukulan besar dalam hidup Ronaldo.

Menilik kisah ke belakang, ada beberapa kejadian yang juga pernah membuat CR7 menangis, baik itu berhubungan dengan sepak bola maupun pribadi.

1. KEPERGIAN AYAH

Tanggal 6 September 2005 jadi hari kelam di hidup Ronaldo.

Ia harus menerima kepergian ayahnya, Jose, yang wafat karena kanker hati akibat alkohol.

Ronaldo baru dua tahun bergabung dengan Manchester United ketika sang bapak meninggal.

Sejak kematian Jose, Ronaldo pun berjanji menjauhi alkohol.

“Ayah saya pecandu alkohol. Dia bukan ayah yang saya impikan, tetapi saya sangat mencintainya meski tak pernah memiliki komunikasi yang baik,” tutur Ronaldo.

2. TIDAK MENDAPAT BOLA

Baca Juga :  Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

Seorang penyusup mendatangi Cristiano Ronaldo dalam duel Lithuania versus Portugal pada Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Semasa kecil, Ronaldo punya kebiasaan bermain bola dengan rekan-rekannya setelah pulang sekolah.

Lucunya, kapten timnas Portugal itu sering menangis setiap tak dioper bola oleh rekan-rekan setim.

“Ketika kami kalah dan anak-anak lain tidak memberikan bola, dia selalu menangis,” ucap Ricardo Santos, teman kecil Ronaldo.

3. GAGAL JUARA PIALA EROPA 2004

Piala Eropa 2004 menjadi momen Ronaldo untuk mendapatkan gelar pertama bareng timnas Portugal.

Ditambah lagi, kompetisi berlangsung di negara sang megabintang.

Namun, impian Ronaldo untuk juara harus buyar setelah Portugal kalah 0-1 dari Yunani pada partai final.

Pria yang kala itu berusia 19 tahun langsung berderai air mata seusai pertandingan rampung.

“Kami tak pantas kalah karena memiliki tim yang fantastis dan bermain bagus di sepanjang turnamen,” kata Ronaldo selepas laga.

4. TANGISAN BERUJUNG JUARA

Selang 12 tahun kemudian, yakni pada 2016, Ronaldo kembali mentas di Piala Eropa.

Akan tetapi, ia cuma bisa tampil selama 17 menit dalam duel final melawan Prancis.

Pria berpostur 187 cm itu tak bisa melanjutkan pertandingan karena terkena cedera lutut akibat tekel Dimitri Payet.

Sebelum meninggalkan lapangan, Ronaldo hanya bisa terduduk di lapangan sambil menangis.


Kesedihan Ronaldo terbayar lunas karena Portugal memenangi pertarungan dengan skor 1-0.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Tumbangkan Como, Inter Kian Dekati Scudetto

13 April 2026 - 04:52 WITA

Juventus Curi Kemenangan Tipis di Kandang Atalanta

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Bola