Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Inacraft 2023, Penjualan Produk Sulsel Tembus Rp 1,5 Miliar

badge-check

					Inacraft 2023 di JCC (ist) Perbesar

Inacraft 2023 di JCC (ist)

BERITA.NEWS,Jakarta- Sulsel catatkan penjualan tembus Rp1,5 miliar di Pameran Kerajinan terbesar Asia Tenggara Inacraft 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), 1 –  5 Maret.

Paviliun tenan dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel di Inacraft 2023 mendapat antusias pembeli.

The 23th Jakarta International Handicraft Trade Fair kali ini mengangkat Sulawesi Selatan sebagai ikon.

Dengan mengusung “The Authentic South Sulawesi”, 24 Kabupaten/Kota di Sulsel turut terlibat menampilkan sejumlah kerajinan unggulan, seni budaya, dan kuliner khas.

Selama 5 hari pameran, penjualan dari produk kerajinan dan kuliner Sulsel tembus  Rp 1.579.225.000.

Hari pertama pameran Inacraft tanggal 1 Maret 2023, tercatat penjualan produk kerajinan dari Sulsel Rp 309.978.000. Penjualan itu, baik produk kerajinan dari Kabupaten Kota, maupun kuliner andalan Sulsel.

Lalu hari kedua, penjualan kerajinan Rp 367.430.000 dan kuliner Rp 10.500.000.  Totalnya Rp 377.930.000.

Berlanjut hari ketiga, total penjualan Rp 307.044.000, berupa produk kerajinan Rp 297.025.000 dan kuliner Rp 10.019.000.

Hari keempat, total penjualan Rp 337.055.000, berupa produk kerajinan Rp 324.020.000 dan kuliner Rp 13.035.000.

Serta dihari kelima, total penjualan Rp 247.218.000, berupa produk kerajinan dan kuliner.

“Alhamdulillah, penjualan produk kerajinan dan kuliner pada pameran Inacraft 2023, sebanyak Rp 1,5 Miliar lebih,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Selasa (7/3/2023).

Beberapa produk yang paling banyak di minati, dari Jeneponto berupa baju dari kain Tope atau kain kafan;

produk dari Bone berupa sarung sutera dan kerajinan anyaman; adapula produk dari Wajo berupa kain sutera;

kerajinan dari Bulukumba juga memikat pengunjung, berupa kain tenun Kajang dan Bira; adapula kerajinan bambu dari Enrekang dan Barru; serta sejumlah produk lainnya dari Kabupaten/Kota di Sulsel.

“Kita menampilkan suatu produk dengan mengedepankan kearifan lokal dan kualitas yang menarik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil menyampaikan, bahwa rata-rata produk kerajinan yang ditampilkan banyak diminati namun keterbatasan stok yang tersedia.

“Banyak yang mau beli, tapi ada produk sudah habis. Jadi target kita di Inacraft ini bukan hanya penjualan,

akan tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah IKM kita sudah mendapatkan pasar.

Setelah selesainya Inacraft ini, terbukti ada beberapa IKM kita yang mendapatkan pasar

dari buyer dalam negeri maupun dari manca Negara,” jelasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel