Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Imunisasi Dasar Lengkap di Sulsel Tertinggi di Indonesia

badge-check

					Imunisasi Dasar Lengkap di Sulsel Tertinggi di Indonesia Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar – Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan yang tertinggi di Indonesia pada 2021.

Angkanya mencapai 100 persen dari target yang diberikan atau mengalami kenaikan 25 persen dari tahun sebelumnya.

Meski begitu, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, tetap meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes Sulsel) menggencarkan sosialisasi.

Pasalnya, salah satu penyebab rendahnya cakupan imunisasi adalah ketidaktahuan orangtua mengenai asas manfaat secara detail.

“Kenapa cakupan imunisasi rendah? Karna orangtua tidak mengetahui apa manfaat secara detail, sehingga harus disosialisasikan,” kata Naoemi.

Ia menambahkan, imunisasi yang harus menjadi perhatian bersama adalah Campak dan Rubella. Karena, penyakit ini bukan hanya menimpa anak-anak, tapi bisa juga menular ke ibu hamil dan membahayakan janin.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

“Monitor ibu-ibu hamil yang ada supaya kita bisa pantau bagaimana pemenuhan gizinya. Dan saya mengajak semua bersinergi.

Pemerintah tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa bantuan masyarakat. Semoga kita semua bisa ambil bagian dalam membebaskan anak-anak kita dari berbagai jenis penyakit,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor UNICEF Makassar, Hengky Wijaya, mengatakan, pada 2020, alami penurunan sejak pandemi.

Namun, di 2021, Sulsel yang paling tinggi di indonesia. Ini menunjukkan bagaimana seriusnya pemerintah, dan peran PKK sangat penting, terutama pelaksanaan imunisasi anak.

“Kami sejak tahun lalu mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Sekolah dan berjalan lancar. Tahun ini, kami memberikan dukungan dan kami harap ada keterlibatan langsung PKK di semua level,” kata Hengky.

Ia menjelaskan, tercatat 26 jenis penyakit yang bisa dicegah. Termasuk kematian anak dibawah usia tiga tahun, dimana di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi.

“Ayo kita sama-sama bergerak meningkatkan cakupan imunisasi di Sulsel,” imbaunya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel