Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Imbas Covid-19, Wagub Sulsel Hanya Kukuhkan 6 Orang Paskibraka Provinsi

badge-check

					Wagub Sulsel Kukuhkan Paskibraka Provinsi di Baruga Lounge Kantor Gubernur (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Wagub Sulsel Kukuhkan Paskibraka Provinsi di Baruga Lounge Kantor Gubernur (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Indonesia tanggal 17 Agustus 2020 di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Kamis (13/8/2020).

Diketahui, anggota paskibraka tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasa jumlahnya 73 orang. Kali ini hanya ada 6 orang pasukan yang bertugas, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 atau Corona Virus.

Ke-6 pasukan tersebut, tetap diambil dari putri-putri pilihan kabupaten dan kota se-Sulsel. Mereka akan dibagi dalam dua kelompok, 3 orang saat pengibaran bendera pusaka dan 3 orang lainnya bertugas penurunan bendera.

Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan jadi anggota pasukan paskibraka harus disyukuri dan dibanggakan. Apalagi, katanya, banyak pengajaran dan pengalaman yang bisa diperoleh.

“Ini suatu kebanggaan bagi ade-ade, apalagi pelatihan disiplin ini sangat bermanfaat bagi ade-ade. Saya juga pernah berada di posisi seperti ini dan sangat bermanfaat apalagi melatih disiplin kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Arwien Asiz mengatakan, 6 orang paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi dari 73 orang pasukan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Surat dari setneg mengamanatkan agar pelaksanaan upacara pengibaran maupun penurunan bendera di istana dengan model minimalis melibatkan 6 pasukan, gubernur merespon supaya ikuti apa yang jadi amanat dari surat Setneg tersebut,” ucapnya.

Diketahui, 6 orang pasukan pengibar dan penurunan bendera pusaka tersebut, siswa-siswi SMA/SMK Sederajat diambil dari Makassar 2 orang, Takalar 1 orang, Wajo 1 orang dan Wajo 1 orang.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel