Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Hibah Ambulans Laut Pangkep tidak Terurus, Pemprov: ini Rp1, 8 M, bukan ‘Katinting’

badge-check

					Plt Kadis Kesehatan Bachtiar Baso. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Plt Kadis Kesehatan Bachtiar Baso. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bachtiar Baso singgung Pemkab Pangkep. Hibah Kapal Ambulans Laut yang diberikan rupanya tak diurus baik. Rabu (30/10/2019) 

Bachtiar mengatakan, Pangkep tidak serius dalam merawat kapal Ambulans Laut yang dihibahkan Pemprov Sulsel. Alasannya jelas, Ambulans senilai miliaran rupiah itu hanya terparkir di sungai samping Rujab Bupati Pangkep.

Imbasnya, saat air laut pasang, Ambulas laut yang hanya diikat layaknya kapal nelayan itu, terbalik. Banyak yang anggap ada kebocoran, namun hal itu langsung ditepis Bachtiar. Olehnya itu, rencananya Pemprov bakal menarik kembali kapal Ambulans Laut, untuk perawatan.

“Dia kita mungkin ini katinting (kapal nelayan). Ini harganya Rp 1.8 Miliar itu. Ada ketidak seriusan pemerintah Pangkep disini merawat Ambulas laut ini,” tegas Bachtiar kepada awak media.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Menurutnya, Ambulas laut tersebut akan di tarik Pemprov Sulsel untuk sementara. Teknisi khusus akan lakukan perbaikan dan perawatan mesin. Apalagi, sudah dimasuki air saat tenggelam.

“Insallah hari ini atau besok, kami izin bupati Pangkep, Ambulans. Naik dulu. Jangan dibunyikan mesin nya. Datangkan khusus teknisinya dari Jakarta. Pangkep sedia dengan persyaratan. Tidak boleh ada lagi begitu. Diikat ditempat dangkal,” pungkasnya.

“Kita masih mau kasi lagi lima Ambulas, tapi pak Gub bilang Jangan kasi kalau tidak memenuhi syarat nanti jangan terulang di pankep. Kita kasi ke Sinjai, makassar, Luwu timur, Selayar,” ujar Plt Kepala Dinas tersebut.

  • Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah