Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

HEBOH! 4 Remaja di Jeneponto Gondol Tas Berisi Rp15 Juta, Ternyata Uangnya Dibagi-bagi

badge-check

					Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Meringkus 4 Remaja Terduga Pelaku Pencurian Tas Berisi Uang. [Foto: Ist/ Kolase Humas] Perbesar

Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Meringkus 4 Remaja Terduga Pelaku Pencurian Tas Berisi Uang. [Foto: Ist/ Kolase Humas]

BERITA.NEWS, Sinjai — Aksi empat remaja yang awalnya mengira menemukan “rezeki nomplok” justru berujung petaka.

Mereka kini harus berhadapan dengan hukum setelah nekat membawa kabur tas berisi uang belasan juta rupiah milik seorang pedagang.

Tim Pegasus Resmob Sat Reskrim Polres Jeneponto menangkap keempat remaja tersebut di Lorong Macan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kamis (9/4/2026) malam.

Mereka diduga terlibat dalam pencurian tas berisi uang tunai Rp15 juta dan satu unit handphone.

Keempat terduga pelaku masing-masing berinisial IL (14), RA (15), TE (16), dan IK (12).

Penangkapan dipimpin langsung oleh Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Abd Rasyad.

“Benar, tim telah melakukan penangkapan terhadap empat terduga pelaku tindak pidana pencurian handphone dan uang tunai,” ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman, Jumat (10/4/2026).

Kasus ini bermula dari laporan seorang pedagang bernama Sailan Sam (45) yang kehilangan tas miliknya pada Kamis, 19 Maret 2026 di Lapangan Passamaturukang (Pastur).

Saat itu, korban tengah sibuk merapikan barang dagangannya di sekitar mobil.

Tanpa disadari, tas hitam berisi uang tunai sekitar Rp15 juta dan satu unit HP Vivo Y35 yang disimpan di kursi pengemudi tiba-tiba hilang.

“Korban menyimpan tas di kursi pengemudi saat sedang berbenah jualan. Pas dicek kembali, tas sudah tidak ada di tempatnya,” jelas Nurman.

Hasil interogasi mengungkap fakta mengejutkan. Para remaja ini mengaku menemukan tas tersebut tergeletak di kolong mobil.

Bukannya mengembalikan, mereka justru membawa kabur dan membagi-bagikan isi uangnya.

RA diketahui menguasai HP milik korban dan menerima uang Rp65 ribu. Sementara IL mendapat Rp205 ribu, TE Rp60 ribu, dan IK Rp50 ribu.

“Modusnya, mereka melihat tas tergeletak di kolong mobil saat sedang bermain di Lapangan Pastur. Uangnya kemudian dibagi-bagi kepada seluruh terduga pelaku, sementara handphone digunakan untuk keperluan sehari-hari,” tambah Nurman.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP Vivo Y35 warna hitam dan sebuah tas genggam hitam.

Kini, keempat remaja itu telah diamankan di Mapolres Jeneponto untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih memburu satu terduga pelaku lain berinisial AA yang hingga kini masih buron.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam dijerat Pasal 476 UU Nomor 1 Tahun 2023.

 

Penulis: Akbar Razak

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal