Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Hari Anti Korupsi Internasional, Andi Rio: Korupsi Musuh Kita Bersama

badge-check

BERITA.NEWS, Jakarta – Peringati Hari Anti Korupsi Internasional jatuh tiap tanggal 9 Desember. Dalam momentum ini banyak harapan besar dari masyarakat hingga pejabat negara. 

Salah satunya adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Andi Rio Padjalangi.

Anggota komisi III DPR RI, Andi Rio Padjalangi mengatakan, korupsi adalah musuh bersama dan harus dilawan bersama-sama.

Politisi Golkar itu menjelaskan, korupsi merusak tatanan kenegaraan, tatanan ekonomi, tatanan politik, dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“Jadi korupsi adalah musuh kita bersama, karena korupsi merusak semua sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” tegas politisi Partai Golkar tersebut, Senin (9/11/2019).

Nah cara untuk mencegah terjadinya korupsi adalah memulai pada diri sendiri. Karena korupsi akan membuat negara ini semakin miskin, dan merusak semua tatanan dalam bernegara dan berbangsa.

“Korupsi akan merusak sendi berbangsa dan negara kita. Tapi kita bisa mencegahnya, minimal untuk diri kita sendiri dulu,” kata Andi Rio Padjalangi kepada BERITA.NEWS.

Andi Rio menambahkan, di Indonesia ada lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK harus disupport besar-besaran dalam membasmi koruptor. Namun, ia juga berharap KPK tidak hanya membasmi tapi juga memberikan pencegahan.

“Pokoknya KPK itu harus kita support habis, baik pencegahan, penindakan maupun OTT. Ini bukan hanya menangkap, tapi korupsi bisa diminimalisir dengan cara pencegahan,” kata dia.

“Jadi kita support full KPK terutama dalam hal cara pencegahan, dan juga OTT, tapi OTT yang benar benar tertangkap tangan dan sesuai prosedur,” tutupnya.

Muhammad Srahlin

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional