Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

Hadapi Pembatasan Anggaran, Pemkot Parepare Langsung Konsultasi ke Kemendagri

badge-check

					Wali Kota Parepare, Tasming Hamid Diterima Wamendagri Akhmad Wiyagus di Jakarta. [Foto: Ist] Perbesar

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid Diterima Wamendagri Akhmad Wiyagus di Jakarta. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Jakarta–Parepare — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia guna membahas kebijakan strategis daerah, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan restrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemerintah Kota Parepare diterima langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, di Jakarta.

Pembahasan mencakup dampak kebijakan efisiensi anggaran nasional, pembatasan belanja pegawai, hingga arah penataan organisasi pemerintahan daerah.

Tasming menegaskan bahwa konsultasi ini penting untuk memastikan kebijakan daerah tetap selaras dengan regulasi dan arah pemerintah pusat, terutama dalam menjaga stabilitas fiskal.

“Banyak hal yang kami koordinasikan dan konsultasikan. Alhamdulillah, Pak Wamendagri memberikan arahan serta langkah-langkah strategis yang harus kami kerjakan ke depan,” ujar Tasming, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, pembatasan belanja pegawai menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena membutuhkan penyesuaian bertahap tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik maupun tata kelola aparatur.

Baca Juga :  Pemkot Parepare Genjot Kualitas Pendidikan, Tasming Temui Dirjen PAUD Dikdas

Selain itu, Tasming juga meminta arahan terkait kebijakan efisiensi dan potensi pengurangan dana transfer pusat agar Pemerintah Kota Parepare dapat menyusun langkah antisipatif secara terukur.

“Pemerintah Kota Parepare perlu menyiapkan langkah sejak awal agar kebijakan fiskal daerah tetap sehat, terukur, dan tetap berpihak pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Tasming turut didampingi Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, serta Wakil Ketua DPRD Parepare, Suyuti.

Sementara itu, Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat dan perlu meningkatkan inovasi dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Daerah harus mampu membaca peluang. Inovasi peningkatan PAD harus terus dilakukan agar program daerah mendapat dukungan yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menilai langkah restrukturisasi organisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare sudah berada pada jalur yang tepat untuk meningkatkan efektivitas birokrasi serta mempercepat pelayanan publik.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Parepare untuk menjaga arah kebijakan fiskal tetap adaptif terhadap dinamika nasional sekaligus memastikan kesinambungan pembangunan daerah.

 

Penulis: Wahyu AS

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemkot Parepare Genjot Kualitas Pendidikan, Tasming Temui Dirjen PAUD Dikdas

7 Mei 2026 - 18:03 WITA

pendidikan

Sidak Tengah Malam di Lapas Parepare, Petugas Temukan Barang Terlarang Ini

7 Mei 2026 - 12:13 WITA

sidak

Baru 11 dari 21 Dapur di Parepare Kantongi Sertifikat! Sisanya Masih “Belum Aman”?

6 Mei 2026 - 15:09 WITA

mbg

Dukung Akreditasi Klinik, Lapas Parepare Jajaki Kerja Sama dengan RSUD Andi Makkasau

5 Mei 2026 - 17:39 WITA

klinik

CFD dan CFN Parepare Diserbu Warga, Tasming Dorong Ruang Publik Produktif

3 Mei 2026 - 09:11 WITA

umkm
Trending di Parepare