Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gugus Tugas: 5 Tenaga Medis di Pangkep Positif Corona

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Pangkep – Gugus Tugas Penanganan Percepatan (GTOPP) COVID-19 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, menyatakan sebanyak lima tenaga medis di daerah itu positif terpapar COVID-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pangkep dr Annas Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020), mengatakan kelima paramedis itu sudah ditangani dengan menjalani isolasi di rumah sakit untuk keperluan penyembuhan.

“Pertama kali, cuma satu yang terpapar, namun belakangan ini ada lagi tambahan empat orang. Jadi semuanya sudah kami karantina di rumah sakit,” katanya, mengutip Antara.

Untuk kelima paramedis yang terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif itu, yakni seorang laki-laki 41 tahun asal Kecamatan Pangkajene, kemudian perempuan 41 tahun juga dari Kecamatan Pangkajene.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Selanjutnya -laki 35 tahun dari Kecamatan Minasa Te’ne dan perempuan 29 tahun warga asal Kecamatan Balocci.

“Adapun tenaga medis Pangkep yang terpapar pertama kali yakni perempuan berusia 38 tahun,” katanya.

Ia menduga para tenaga medis itu terpapar di klinik tempatnya bekerja. Sebab pihaknya telah melakukan tes usap (swab) di rumah sakit rujukan COVID-19 di daerah itu, tidak satupun yang didapati positif.

Tim Gugus Tugas COVID-10 Pangkep, kata dia, memang langsung bergerak cepat melakukan tes swab kepada seluruh tenaga medis di rumah sakit Pangkep setelah mendapati adanya para medis yang positif.

“Kami belum bisa pastikan tenaga medis itu terpapar di mana karena semua yang positif COVID-19 ini juga kerja di klinik swasta. Namun yang pasti kami akan fokus dalam penyembuhan seluruh pasien,” demikian Annas Ahmad.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah