Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Gubernur NA Sindir Aktor Intelektual Ajak Masyarakat Shalat di Masjid 99 Kubah

badge-check

					Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Perbesar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) melontarkan sindiran kepada pihak yang menginisiasi shalat Jumat pertama di Masjid 99 Kubah Asmaul Husna Makassar.

Diketahui, shalat Jumat berjamaah yang berlangsung kemarin Jumat (7/8) diinisiasi sekelompok intelektual atau akademisi tergabung dalam Tim Kaukus Masjid 99 Kubah. Seperti WD III Fakultas Ilmu Sosial Unhas, Dekan FKD UIN Alauddin Makassar.

NA mengaku aktivitas yang dilakukan oleh sekelompok orang dari kalangan intelektual tak patut dicontoh. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 seperti ini mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

“Jadi saya mohon, jangan pertontonkan sesuatu yang tidak mencerminkan diri sebagai seorang intelektual. Jangan gunakan cara-cara yang bisa membuat orang antipati, apalagi masa pandemi masjid yang higienis saja benar-benar memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya, Sabtu (8/8/2020).

Menurutnya, jika memang ada keinginan besar masyarakat agar Masjid 99 Kubah segera dipakai untuk shalat, pihaknya akan mengapresiasi hal itu, hanya perlu ikuti ketentuan, termasuk kedepankan budaya ‘sipakatau’. Memberitahukan ke Pemprov Sulsel selaku pemilik aset.

“Sangat disayangkan ada gerakan dari mereka yang memaksakan menggunakan masjid shalat Jumat, sementara kondisinya sangat tidak layak ditempati beribadah,” kata NA.

Dia tegas meminta supaya pihak yang ingin menggunakan Masjid 99 Kubah tersebut untuk beribadah, agar mengurungkan niatnya. Tunggu proses yang sedang berjalan selesai. Yakni, audit fisik.

“Bukan serta merta ketika mau dipakai, langsung dipakai begitu saja. Tapi harus memperhatikan banyak faktor. Masjid itu harus bersih ditempati shalat, bukan seperti kondisi yang ada di Masjid Kubah 99 saat ini,” pungkasnya.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel