Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Gubernur Minta APDESI Konsen Penurunan Stunting dan ATS

badge-check

					Gubernur Andalan bersama bersama APDESI Sulsel (Ist) Perbesar

Gubernur Andalan bersama bersama APDESI Sulsel (Ist)

BERITA.NEWS,Makassar– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meminta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) konsen tangani Stunting dan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Andi Sudirman mendorong para aparat desa untuk memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Kami ingin para Kepala Desa, untuk sama-sama mendorong dan mengawal SDM
anak-anak kita yang lebih unggul,” pintanya usai melantik pengurus APDESI Sulsel di Baruga Pattingngalloang Rujab Gubernur. Senin (22/8/2022).

Termasuk dalam mempersiapkan generasi yang terhindar dari risiko stunting dan menekan anak tidak sekolah (ATS).

“Dalam mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sepatutnya generasi bangsa dipersiapkan baik-baik, termasuk menjauhkan dari risiko stunting,

sebab stunting memiliki hubungan yang erat dengan penyiapan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Termasuk menekan anak tidak sekolah untuk kembali bersekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Terlebih, Pemprov Sulsel telah memiliki program Aksi Stop Stunting, untuk menekan stunting di Kabupaten/Kota se Sulsel.

“Pentingnya untuk memberikan edukasi kepada keluarga pada 1000 Hari Pertama kehidupan dan memberikan edukasi gizi
pada anak dan ibu hamil, serta pasangan yang akan menikah,” terangnya.

Selain itu, Pemprov Sulsel mencanangkan aksi PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi).
Program ini berhasil mengajak kembali anak yang putus sekolah sebanyak 14.700 anak.

PASTI BERAKSI hadir sebagai salah satu solusi sehingga para pemangku kepentingan bisa bersatu menyusun rencana aksi

hingga implementasi di lapangan dalam upaya mengembalikan anak tidak sekolah untuk kembali bersekolah.

“Investasi SDM lebih utama, dibandingkan yang lain. Hal itu pula sejalan dengan program prioritas Presiden Jokowi dalam peningkatan sumber daya manusia yang handal menuju generasi emas. Mari kita sama-sama untuk membangun Desa,

salah satunya mendorong SDM yang unggul,” imbuhnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel