Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Ganjar Minta Awasi Pasar dan Restoran, Masyarakat Kurangi Mobilitas

badge-check

					Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengecek penanganan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Selasa (22/6/2021). Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengecek penanganan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Selasa (22/6/2021).

BERITA.NEWS, Semarang – Seluruh bupati dan walikota di Jawa Tengah diminta untuk memantau secara khusus tempat-tempat keramaian, seperti pasar, mal, dan restoran. Tempat-tempat inilah yang disering menimbulkan kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek penanganan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Selasa (22/6/2021).

Kabupaten Semarang menjadi salah satu daerah zona merah di Jawa Tengah.

“Tolong pasar didampingi, diatur dengan baik. Kafe-kafe, restoran, dan tempat-tempat makan saya minta dicek. Jangan ada orang makan berhadap-hadapan, harus nyamping dan berjarak,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, Satpol PP, bupati/walikota, dan Disperindag didampingi TNI/Polri, harus terus keliling melakukan operasi. Kalau menemukan adanya pelanggaran prokes di tempat-tempat itu, maka petugas harus mengambil tindakan tegas.

“Kalau tidak mau, tutup. Atau kalau tidak, bisa take away. Sebenarnya take away itu yang paling bagus,” jelas Ganjar.

Dikatakannya, beberapa daerah sudah bagus dalam pelaksanaan pengetatan.

Dia mencontohkan, saat bersepeda di Kota Semarang pada Senin (21/6/2021) kemarin. Saat ia ingin makan di salah satu restoran, pengelola restoran berani menolak Ganjar makan di tempat.

“Saya kemarin sepedaan di Kota Semarang, pengen makan ayam tulang lunak. Sepertinya enak, cocok. Jadi saya minggir. Tempatnya sepi, jadi saya pengen makan di situ. Ternyata pengelolanya bilang, mohon maaf Pak Ganjar, mboten saget (tidak bisa), kalau kersa (kalau mau) take away saja. Ini bagus, saya apresiasi,” tegas Ganjar.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Ganjar juga meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Kalau tidak penting, masyarakat diminta untuk tetap di rumah.

“Mobilitas ini yang sering menimbulkan kerumunan. Saya sudah cek ke pasien Covid yang diisolasi di rumah dinas wali kota. Saya tanya kira-kira ketularan di mana, ada yang bilang habis lamaran pak, habis ziarah pak, piknik pak. Nah tempat-tempat seperti itu yang mungkin menjadi awal penularannya,” jelasnya.

Gubernur Jateng ini juga melakukan sidak ke sejumlah lokasi di Kabupaten Semarang. Sidak dilakukan untuk memastikan penanganan Covid-19 di daerah itu berjalan dengan baik, mengingat Kabupaten Semarang telah masuk zona merah.

Sejumlah lokasi dipantau Ganjar, di antaranya vaksinasi di GOR Wujil, program Jogo Tonggo di Desa Tegalsari, Kecamatan Bergas.

Ganjar juga menyempatkan diri menengok warga Kabupaten Semarang yang menjalani isolasi terpusat di Rusunawa Pringapus.

Di tempat-tempat itu, Ganjar mengecek secara detail penanganan Covid-19.

Didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kapolres, Dandim dan pejabat terkait, Ganjar memastikan semua berjalan sesuai dengan harapan.

“Kabupaten Semarang ini masuk daerah risiko tinggi. Makanya saya datang untuk ngecek langsung kondisinya, termasuk memastikan yang isolasi tertangani. Saya lihat rata-rata yang isolasi senang, dan itu yang paling penting,” katanya.

Selain itu, Ganjar juga memastikan penanganan kesehatan, khususnya di rumah sakit berjalan dengan aman.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah