Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

Gangguan Kepribadian Narsistik, Dokter RS Ainun Parepare Beri Edukasi

badge-check

					Dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit (RS) Regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Parepare, dr Muhammad Alim Jaya. (Foto: Istimewa) Perbesar

Dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit (RS) Regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Parepare, dr Muhammad Alim Jaya. (Foto: Istimewa)

Parepare, BERITA.NEWS – Sikap narsis pada dasarnya merupakan hal yang wajar dan dimiliki oleh setiap individu dalam kadar tertentu. Namun, ketika sifat ini berkembang secara berlebihan, hal itu bisa menjadi indikasi gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD).

Gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi mental di mana seseorang memiliki perasaan yang sangat berpusat pada dirinya sendiri, disertai kebutuhan tinggi untuk mendapatkan perhatian dan kekaguman. Orang dengan NPD juga cenderung kurang memiliki empati terhadap orang lain serta kerap bersikap manipulatif.

Dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit (RS) Regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Parepare, dr Muhammad Alim Jaya, menjelaskan bahwa NPD merupakan gangguan jiwa dengan gejala khas yang harus diwaspadai.

“Gangguan kepribadian narsistik atau NPD ditandai dengan beberapa gejala, seperti sikap manipulatif, kesulitan menerima kritik, serta kecenderungan menyalahkan orang lain. Biasanya, kondisi ini mulai terlihat sejak remaja dan bertahan hingga dewasa,” ungkap dr Alim dalam edukasi kesehatan, Kamis (13/02/2025).

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

Menurutnya, NPD bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk lingkungan dan pola asuh. Orang dengan gangguan ini tampak memiliki kepercayaan diri tinggi, tetapi sebenarnya hanya sebagai mekanisme pertahanan untuk menutupi rasa tidak aman mereka.

“Mereka sering kali tidak menyadari bahwa perilaku mereka bermasalah. Mereka juga sulit menerima kekurangan diri sendiri dan jarang merasa bersalah,” tambahnya.

Dr Alim mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di sekitarnya. Jika ada seseorang yang menunjukkan gejala NPD, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare

Gubernur Sulsel Hadiri Jalan Sehat “Gerak Itu Keren” di HUT ke-66 Parepare

12 April 2026 - 15:35 WITA

jalan-sehat

Tasming Hamid Lepas Kafilah MTQ Parepare, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

11 April 2026 - 17:49 WITA

tasming-hamid

Peringatan HBP ke-62, Lapas Parepare Ajak Pegawai Donor Darah

8 April 2026 - 19:29 WITA

donor darah
Trending di Parepare