Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Fraksi PKS Sampaikan Penolakan Kenaikan Harga BBM Pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu

badge-check

Kota Bengkulu, Berita.news – Rapat paripurna pengantar nota penjelasan walikota terhadap raperda APBD perubahan tahun 2022 yang digelar di kantor DPRD kota Bengkulu, Rabu (14/09/2022).

Dalam sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD kota Suprianto tersebut diwarnai dengan interupsi dari Fraksi PKS, Pudi Hartono. Ia menyampaikan penolakan terhadap keputusan menaikkan harga BBM yang disahkan oleh pemerintah pusat pada Sabtu, 3 September 2022 lalu.

Pudi mengatakan, kenaikan harga BBM tersebut dinilai semakin menyulitkan rakyat, apalagi di saat perekonomian yang belum pulih pasca pandemi, dan beberapa pertimbangan lainnya. Beberapa alasan penolakan PKS atas kenaikan BBM di antaranya, menurunkan daya beli masyarakat dan kebijakan pemerintah menaikkan BBM menyebabkan kenaikan inflasi makin parah, serta efek domino kenaikan harga BBM bersubsidi akan berdampak luas.

“Terkait kenaikan BBM itu kita mulai dari pusat sampai ke daerah itu sudah turun instruksi dari pimpinan pusat, kita seluruhnya menolak kenaikan harga BBM. Penolakan ini kita sampaikan sesuai dengan realita di kota Bengkulu sekarang ini, kemudian berdasarkan laporan masyarakat ke kami itu mereka menyatakan mereka menolak dengan kenaikan harga BBM ini. Mereka merasa berat dengan kenaikan harga BBM bersubsidi tahun ini,” jelas Pudi.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Fraksi PKS di DPRD kota Bengkulu juga mengajak seluruh fraksi untuk menyatakan sikap tersebut agar disampaikan ke pemerintah kota Bengkulu untuk selanjutnya diteruskan ke pusat. Ia juga berkomentar terkait pembagian BLT yang tidak akan bisa mengcover kebutuhan masyarakat pasca naiknya harga BBM bersubsidi.

Naiknya harga BBM akan memicu kenaikan harga barang kebutuhan lainnya dan berbuntut pada naiknya inflasi di berbagai daerah. Kondisi ini tentu akan semakin menyulitkan perekonomian masyarakat yang baru akan bangkit pasca dilanda wabah Covid-19.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional