Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

FPI Gowa Usulkan Ranperda Anti LGBT

badge-check

					Penyerahan usulan Ranperda anti LGBT diterima Kabag Umum sekretariat DPRD Kabupaten Gowa. (ist). Perbesar

Penyerahan usulan Ranperda anti LGBT diterima Kabag Umum sekretariat DPRD Kabupaten Gowa. (ist).

BERITA.NEWS, GOWA – Front Persaudaraan Islam (FPI) menolak adanya LGBT di Kabupaten Gowa, dan akan mengusulkan Ranperda, Sabtu (22/7/2023).

Hal itu diajukan FPI Gowa ketika mendatangi kantor DPRD Kabupaten Gowa pada Jumat (21/7) kemarin.

Kurang lebih sepuluh orang perwakilan FPI mendatangi kantor DPRD Kabupaten Gowa.

Dantaranya, Ketua DPW FPI Gowa Muh. Amin, Sekretaris Anwar Sulaiman, Sekretaris DPD FPI Sulsel Sayful Al Ayyubi, Ketua Panglima Laskar DPD FPI Sulsel Iqbal serta pengurus DPW FPI Gowa lainnya. 

Kedatangan mereka diterima langsung dan berdiskusi dengan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Gowa Drs. H. Muhammad Firdaus. 

Sekretaris DPD FPI Sulsel Sayful Al Ayyubi mengungkapkan maksud kedatangannya dalam rangka mengusulkan Ranperda anti LGBT di Kabupaten Gowa.

Dia menjelaskan, Ranperda yang dibawanya telah disepakati oleh DPD FPI Sulsel sejak tahun 2021 lalu setelah melalui pertemuan dan diskusi oleh para alim ulama, Ormas islam di seluruh daerah.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Kami berkumpul waktu itu 19 Mei 2021, di Hadirkan seluruh tokoh islam atas kerisauan itu lahirlah usulan Ranperda anti LGBT. Rancangan ini diserahkan ke Pengurus DPW FPI Gowa agar sama-sama dibawa ke DPRD masing-masing, tujuannya menjadi Ranperda Anti LGBT,” ungkap Sayful.

Kemudian, Sekretaris DPW FPI Gowa Anwar Sulaiman mengatakan kedatangan dirinya bersama rombongan diterima dengan baik oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Gowa.

Meski belum mendapatkan hasil yang memuaskan, Anwar Sulaiman akan terus berjuang atas usulan Ranperda anti LGBT di Kabupaten Gowa.

“Kami ini dari perpanjangan tangan dari para ulama, kami dititipkan untuk mengusulkan draf masalah LGBT, alhamdulillah kami diterima dengan baik, untuk hasilnya diterima dengan baik, namun hasil keseluruhan masih menunggu mungkin ada pertemuan selanjutnya karena pimpinan DPRD masih berhalangan, ” ucapnya.

Sementara itu, Firdaus menjelaskan usulan Ranperda anti LGBT telah diterimanya. Meski begitu, Ranperda tetap akan dirapatkan kembali oleh pimpinan DPRD.

“Kami akan sampaikan ke Pimpinan, namun kami masih menawarkan sekiranya masih mau bertemu dengan pimpinan. Tetap kami akan kembali jadwalkan untuk bertemu dengan pimpinan DPRD Gowa,” pungkasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah