Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Evaluasi Pelaksanaan PPDB Tahun Depan, Ini Saran DPRD Kota Kepada Dinas Pendidikan Kota Bengkulu

badge-check

					Evaluasi Pelaksanaan PPDB Tahun Depan, Ini Saran DPRD Kota Kepada Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Perbesar

Kota Bengkulu, Berita.news – Komisi III DPRD Kota Bengkulu beberapa waktu lalu menggelar pertemuan bersama Dinas Pendidikan Kota Bengkulu guna membahas dan mengevaluasi pelaksanaan PPDB.

Dewan menyoroti masih adanya warga yang berada di jalur zonasi malah mendaftar ke sekolah lain dengan mendaftar melalui jalur khusus. Atas hal ini, dewan menyarankan agar pola pelaksanaan PPDB tahun depan semakin dimatangkan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Herimanto menyarankan agar Diknas mengutamakan dan memprioritaskan pendaftaran jalur zonasi agar bisa menampung peserta didik di sekitar sekolah, karena esensi dari sistem zonasi mengutamakan anak di sekitar sekolah terlebih dahulu.

“Kita minta kedepan yang dibuka pertama itu jalur zonasi dan harus diutamakan. Jangan sampai warga sekitar sekolah malah menjadi penonton di sekolah itu karena bukan prioritas. Kenapa diadakannya zonasi kan awal tujuannya mempermudah orang-orang sekitar sekolah,” jelas Herimanto, Kamis (21/07).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Drs Sehmi MPd menjelaskan, kendala penerapan sistem zonasi di Kota Bengkulu karena masih kurangnya jumlah sekolah di beberapa kecamatan. Hal ini membuat sekolah tak bisa menampung anak dengan sistem zonasi karena jumlah siswa tak bisa ditampung sekolah.

“Kita masih kekurangan sekolah, khsusunya SMP. Jadi seperti di Selebar sampai Pekan Sabtu, Semarang, Kampung Bali itu jumlah sekolah masih sedikit yang mengakibatkan warga sekitar mendaftar ke sekolah lain karena sekolah di wilayahnya sudah penuh,” kata Sehmi.

Sehmi menambahkan, pihaknya juga akan mengajukan ke pemerintah pusat untuk mengusulkan pembangunan sekolah baru untuk membackup sekolah yang ada. Namun permasalahannya persyaratan pembangunan sekolah baru harus menyediakan lahan 2 hektar yang saat ini sulit dicari.

Ditambah lagi, saat ini slot program pembangunan sekolah dari pemerintah pusat belum tersedia karena pemerintah pusat masih memfokuskan untuk perehaban infrastruktur sekolah yang ada. Namun pemkot terus berupaya agar pemenuhan kebutuhan pendidikan di Kota Bengkulu dari segala sektor akan dipenuhi dengan baik.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional