Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Enam Penambang Timah Tertimbun Longsor di Bangka, 2 Meninggal Dunia

badge-check

					Enam orang penambang bijih timah ilegal di Desa Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tertimbun longsor tanah pada pukul 03.00 WIB Rabu dini hari. ANTARA/Aprionis. Perbesar

Enam orang penambang bijih timah ilegal di Desa Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tertimbun longsor tanah pada pukul 03.00 WIB Rabu dini hari. ANTARA/Aprionis.

BERITA.NEWS, Bangka – Enam orang penambang bijih timah ilegal di Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tertimbun tanah longsor pada Rabu dini hari (23/6/2021), pukul 03.00 WIB.

“Dua dari enam penambang timah tertimbun tanah longsoran tanah tambah itu meninggal dunia,” kata Kapolsek Pemali Bangka Ipda Reza Irawan saat mengevakuasi korban di Bangka, Rabu (23/6/2021).

Ia mengatakan kejadian kecelakaan penambangan timah ini berawal ketika enam penambang mencari sisa pasir timah dari bekas galian tambang dengan kedalaman 20 meter di lokasi tambang timah Unit Produksi Timah Primer SITE Pemali Bangka, Rabu dinihari.

“Dari enam korban tersebut, dua dinyatakan meninggal dunia, tiga luka ringan dan satu luka berat,” ujarnya.

Baca Juga :  Terendus di Medsos, Polisi Gulung 48 Pelaku Narkoba Online di Maros

Ia menyatakan dalam mengevakuasi korban kecelakaan tambang timah ini, pihaknya bersama BPBD mengerahkan alat berat untuk menggali longsoran tanah tersebut.

“Saat ini, dua orang korban yang meninggal dunia sedang diautopsi dan korban luka-luka di rawat di rumah sakit,” katanya.

Salah seorang kakak korban IR (40), Yati mengatakan kejadian ini meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarganya.

“Biasanya tidak pernah mengolok, bercanda, sebulan ini bercanda, ngetawain saya, biasanya taat sama kakaknya, tidak pernah neko neko, itulah firasatnya, ditanyapun selalu nunduk, barang kali ini sudah garis dia, cuma mohon, beri kesempatan kerja siang bagi orang ngelimbang karena tambang ini tidak ada orang yang bekerja, tidak ada aktifitas lagi kalau diberi itu juga,” katanya.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Modus Minta Tolong, Tim Jatanras Maros Bekuk Pelaku Curanmor

4 Mei 2026 - 11:59 WITA

Digerebek di Medan Terjal! Arena Sabung Ayam Ilegal di Sinjai Dibongkar Polisi, Pelaku Kabur

3 Mei 2026 - 16:27 WITA

sabung ayam

Komplotan Geng Motor Ditangkap di Maros, Polisi Sita Senjata Tajam Berbahaya

3 Mei 2026 - 14:09 WITA

Terendus di Medsos, Polisi Gulung 48 Pelaku Narkoba Online di Maros

2 Mei 2026 - 11:45 WITA

Jaringan Curanmor Lintas Daerah Diringkus di Bulukumba, Aksi Mereka Bikin Warga Selayar Resah

1 Mei 2026 - 23:06 WITA

curanmor
Trending di Hukum dan Kriminal