Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Disbudpar Sulsel ‘Ngopi Bawah Pohon’, Diskusi Santai Pariwisata

badge-check

					Disbudpar Sulsel ‘Ngopi Bawah Pohon’, Diskusi Santai Pariwisata Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provide Sulsel menggelar diskusi santai masalah kepariwisataan. Kamis (11/8/2022).

Diskusi santai yang di kemas dalam kegiatan ‘Ngopi Bawah Pohon’ Disbudpar hadirkan kelompok yang terlibat langsung dengan pariwisata Sulsel.

Disbudpar menghadirkan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Sulsel, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI).

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) hingga Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Ngopi Bawah Pohon di Kantor Disbudpar Sulsel.

“Maksud acara ini sebagi sebuah wadah bertukar informasi dan mencari solusi bagi setiap isu hangat yg berkembang di masyarakat khususnya yg berada di sektor kepariwisataan,” kata Sekretaris Disbudpar Sulsel Devo Khadafi.

Devo menjelasan juga beberapa langkah oleh Disbudpar Sulsel siapkan yang antara lain akan memperbanyak event untuk menarik wisatawan, termasuk akan berkordinasi dengan kementerian terkait.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

“Kami sangat berharap dari diskusi yang ringan ini akan melahirkan sebuah langkah kecil namun kongkrit bagi pergerakan induatri pariwisata di sulsel ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ASITA sulsel Didi Leonardo Manaba menyinggung soal kenaikan harga tiket pesawat cukup berdampak.

“Banyak para calon wisatawan yang membatalkan atau mengatur ulang rencana berwisata Sulsel,” tuturnya.

Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga juga mengalami hal serupa soal kenaikan tiket pesawat.

Juli 2022 mestinya banyak kegiatan pelaksanaan, namun terpaksa harus reschedule hingga pembatalan.

“Karena kenaikan harga tiket ini. Pihak hotel sampai harus ke jakarta utk mengonfirmasikan kembali kegiatan yang akan di laksanakan,

tapi belum mendapat jawaban yang menggembirakan,” jelasnnya.

Selanjutnya, Anggota BPPD Sulsel Bambang haryanto menyampaikan kenaikan tiket ini tidak bisa terhindar akibat kenaikan harga bahan bakar avtur seluruh dunia.

“Hampir mencapai 70% kenaikannya. dan ini terjadi di seluruh dunia,” ujarnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Trending di Pemprov Sulsel