Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Disaksikan Temannya Tenggelam, Bocah 9 Tahun di Jeneponto Ditemukan tak Bernyawa

badge-check

					Suasana di rumah duka korban tenggelam. (BERITA.NEWS/Ilham). Perbesar

Suasana di rumah duka korban tenggelam. (BERITA.NEWS/Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Nahas, seorang bocah bernama Riang (9) siswa kelas 3 SD Mattoanging, meninggal dunia akibat hanyut dan tenggelam di sungai Allo Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto.

Riang diketahui warga Dusun Mattoanging, Desa Langkura, Kecamatan Turatea. Saat ditemukan, Korban sudah tewas dalam keadaan kaku.

Menurut pelaksana tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul kejadian tersebut, sekitar pukul 12.00 wita, korban bersama temannya sebanyak 20 orang sedang bermain di sebuah sungai Allo, berlokasi di Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto, untuk berenang.

“Saat berenang korban tiba-tiba tenggelam, dan disaksikan temanya sendiri,” ucap Syahrul, Senin, (26/8/2019).

Baca Juga :  Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Lebih parahnya lagi, lanjut Syahrul, teman-teman korban bukan berniat untuk membantu menyelamatkan korban saat tenggelam. Mereka justru tutup mulut dan tidak menyampaikan kepada keluarga korban bahwa temanya tenggelam.

Dikatakan, korban diketahui meninggal tenggelam setelah nenek korban mencari cucunya dan mempertayakan keberadaannya kepada teman-temanya.

“Salah satu dari temannya mengaku bahwa korban tenggelam di sungai. Menyikapi itu keluarga korban langsung melakukan pencarian di area sungai dan menemukan korban sudah tidak beryawan,” kata mantan Kapolsek Kelara itu.

Sementara itu, nenek dan keluarga korban menangis histeris melihat kondisi Rian sudah terbujur kaku. Informasi yang dihimpun, orang tua korban sedang berada di Papua. Hari ini dikabarkan akan pulang kampung untuk proses pemakaman putranya.

  • Ilham

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan
Trending di Hukum dan Kriminal