Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Dinas PKH Rancang Pengentasan RTM, Bagikan Ayam, Kandang Hingga Pakan

badge-check

					Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Pemprov Sulsel Nurlina Saking bersama jajarannya (dok.) Perbesar

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Pemprov Sulsel Nurlina Saking bersama jajarannya (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar– Dinas Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Pemprov Sulsel saat ini telah merancang program pengentasan Rumah Tangga Miskin (RTM) Ekstrem.

Sedianya program ini terlaksana di APBD 2024 dengan anggaran Rp 20 M lebih, namun tertunda ke tahun 2025 karena dampak refocusing anggaran.

Kepala Dinas PKH Sulsel Nurlina Saking mengatakan pihaknya masih berupaya program ini berjalan sebagian di beberapa daerah pada APBD Perubahan 2024.

“Sasaran kami ada 1.500 RTM. Tapi anggaran untuk program ini mengalami refocusing. Sebagai pertimbangan dari 8 Kabupaten dan Kota yang telah verifikasi,

yang sudah ber SK Bupati/Wali Kota adalah Barru, Enrekang, Palopo dan Luwu, sisanya masih proses,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ahmad Masykuri mengatakan program RTM awalnya merujuk Perpres no 4 tahun 2022 untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di 2024 ini harusnya sudah nol.

“Nah apa kontribusi Dinas peternakan kolaborasi opd terkait. Kalau melihat tupoksi paling pas adalah unggas, ayam kampung,” ucapnya.

Menurutnya, program pengetasan ini pernah dilakukan Kementerian namun untuk APBD di Sulsel kami modifikasi inovasi beberapa bagian.

“Yang diberikan ayamnya 30 ekor, 3 jantan 27 betina dengan umur 4 bulan. Diharapkan umur 5 bulan sudah produksi. Bisa Telur dan daging. Kita juga berikan pakan 1-2 bulan, kandang 2×3 untuk 10 ekor.

Kita juga berikan mesin tetas untuk 10 RTM.
Mesin ini nantinya dikelola Bumdes, sekaligus memasarkan, mengelola juga harapannya kedepan bumdes ini hasilkan sampai pengelolaan dagingnya,” jelasnya.

“Setiap tahun kita punya target berapa yang di hasilkan. Sudah kami verifikasi data ada 6 kabupaten dan sudah ada SK. Setidaknya tahun ini kami verifikasi dulu nanti tahun depan laksanakan,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel