Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Dinas Ketapang Sulsel Rakor Stabilitas Pasokan Harga di Sentra Produksi

badge-check

					Dinas Ketapang Sulsel Rakor Stabilitas Pasokan Harga di Sentra Produksi Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah harga komoditi di pasaran.

Terutama di saat bulan Ramadan, terpantau beberapa kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga.

Pemantauan akan menyasar di beberapa tempat, termasuk pasar tradisional yang belum lama ini menjadi gambaran Dinas Ketapang Sulsel.

Bentuk keseriusan lainnya, melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras, Selasa (28/3) di Ruang Rapat Pimpinan Lantain 3, Kantor Bupati Sidenreng Rappang.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra menginisiasi rapat tersebut.

Ia menjelaskan, setelah pemantauan di hari kedua ramadan Pasar Terong, mendampingi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman ada beberapa menjadi catatan.

Termasuk usai melakukan Gelar Pangan Murah di tiga Kabupaten yaitu Soppeng, Enrekang, dan Luwu Utara.

Gelar Pangan Murah (GPM), mendapat dukungan dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

GPM ini menjadi salah satu strategi dalam menanggulangi lonjakan harga pangan jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

Soal beras, Redindo menyebutkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional, telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi untuk beras.

Terbagi dalam tiga zonasi, dimana untuk Sulawesi Selatan masuk dalam zona II untuk beras medium Rp 10.900 Kg dan Premium yaitu Rp 13.900 /kg.

“Untuk harga komoditi tingkat produsen dan pedagang Eceran mengalami peningkatan mulai Januari sampai dengan saat ini,

sehingga harapkan dengan adanya pertemuan ini dapat memperbaiki harga komoditi beras di tingkat produsen dan pedagang Eceran,

serta pemenuhan penambahan stock cadangan beras di bulog,” terangnya .

Adanya penetapan harga beras ini, Redindo berharap Satgas Pangan dapat melakukan pengawasan Stabilisasi harga di tingkat petani dan pedagang serta pemenuhan stok cadangan beras pemerintah.

Lebih lanjut, Redindo mengatakan hasil Rakor ini menyepakati beberapa hal terkait pemenuhan stok pangan.

Pemerintah akan melakukan bantuan pangan, pelaksanaannya tiga Kabupaten yaitu Sidrap, Pinrang dan Soppeng,

“Kami harapkan pelaku penggilingan dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan stok cadangan pangan pemerintah daerah,” jelasnya.

Selain itu, tim satgas pangan provinsi dan kabupaten mengharapkan komitmen setiap pelaku usaha penggilingan di Kabupaten Sidrap memenuhi kebutuhan dengan persentase sudah tetapkan.

“Satgas Pangan bersama Babinsa akan mengawal pengadaan stock bulog untuk bantuan pangan ke masyarakat, dan jika ada yang melanggar tentunya akan diberikan sanksi pidana,” paparnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Trending di Pemprov Sulsel