Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Dinas ESDM Sulsel Sebut Dampak El Nino Pengaruhi Operasi PLTA

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS,Makassar- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi sebut fenomena El Nino berakibat kekeringan sejumlah daerah di Sulsel, berdampak pada operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dampak El Nino ini membuat volume air berkurang, padahal PLTA memanfaatkan kecepatan air untuk menghasilkan energi ke generator, kemudian ubah lagi menjadi listrik.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Temui Pagdam dan Kapolda Jalin Sinergi Hadapi Pemilu

Berdasarkan informasi yang ada. Terdapat 5 PLTA di Sulsel, 2 milik pemerintah yakni MALEA dan BAKARU, 3 lainnya milik perusahaan Swasta PT. Vale Indonesia.

PLTA Malea 2×45 MW berada di Lembang Randan Batu, Kelurahan Sandabilik, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja.

Tepatnya di aliran sungai Saddang. PLTA ini mengantongi Sertifikat Operasi pada 28 Juni 2021.

Lalu, PLTA Bakaru 2 x 63 MW berada di Desa Ulusaddang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Jaraknya kurang lebih 250 kilometer dari Kota Makassar.

Kepala Dinas ESDM Andi Eka Prasetya mengatakan dampak El Nino terjadinya kekeringan di sejumlah daerah turut berdampak pada pengoperasian PLTA.

“Iya tentu berdampak pada PLTA yang tidak dapat beroperasi maksimal,” ucapnya.

Selain itu, soal pemadaman listrik bergilir, Eka Prasetya mengatakan hasil koordinasi dengan PLN karena ada pemeliharaan kelistrikan.

“Kami sdh berkoordinasi dgn PLN  informasi yg didapat bahwa memang ada pemeliharaan pembangkit sekaligus dgn jaringan diharapkan secepatnya normal.

Tahun lalu terjadi pemadaman karena salah satu pembangkit di jeneponto keluar dari sistim dan PLTU sengkang  315 MW sudah tidak di perpanjang PPA nya

Sehingga cadangan PLN kurang lebih 100 MW yg menyebabkan pemadaman bergilir,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel