Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dinas Dikbud Demak Simulasi Belajar Tatap Muka, Setiap Sekolah Bentuk Satgas Covid-19

badge-check

					Murid SD saat simulasi kegiatan belajar mengajar. Sekolah di Demak diminta membentuk Satgas Covid-19. () Perbesar

Murid SD saat simulasi kegiatan belajar mengajar. Sekolah di Demak diminta membentuk Satgas Covid-19. ()

BERITA.NEWS, Demak – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggelar simulasi kegiatan belajar mengajar (KMB) dengan model blended learing atau pembejaran campuran. Hal ini setelah melihat angka penyebaran Covid-19 di daerah itu mengalami penurunan.

Simulasi tersebut dilakukan pada 2-30 November 2020, mulai jenjang PAUD, SKB/PKBM, SD, hingga SMP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindikbud Eko Pringgolaksito, mengatakan, blended learning dilakukan secara sif atau bergantian. Hanya 50 persen atau separuh siswa setiap rombongan belajar yang masuk sekolah secara tatap muka, dengan waktu pembelajaran selama empat jam.

“Untuk yang 50 persen lagi tetap menjalani kegiatan belajar mengajar melalui daring yang dilakukan setelah sesi KBM tatap muka selesai,” ujar Eko, Senin (2/11/2020).

Dikatakanya, untuk petunjuk pelaksanaan tersebut tertuang pada Surat Edaran Dindikbud Nomor 420/4151 tanggal 23 Oktober 2020.

Dalam surat itu, katanya, dijelaskan tentang pelaksanaan kebiasaan baru di masing-masing satuan pendidikan. Diantaranya, harus menyiapkan sarana dan prasarana penegakan protokol kesehatan, antara lain menyediakan thermogun, tempat cuci tangan dan sabun cair dengan air mengalir pada tiap depan ruangan yang ada di sekolah masing-masing, mengatur tempat duduk dengan jarak minimal 1,5 meter antarsiswa.

Setiap sekolah juga diminta membentuk Satgas Covid-19, yang bertugas memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19, termasuk melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun dengan maksimal suhu panas tubuh 37,5 derajat celsius.

Menurutnya, setiap warga sekolah yang datang diwajibkan memakai masker dan menggunakan face shield serta memastikan lingkungan sekolah tetap bersih, asri dan nyaman.

Sementara untuk kantin, katanya, belum disarankan untuk buka. Para peserta didik dapat membawa bekal dari rumah.

  • YON

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah