Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dianggap Tak Memberi Jalan, Anggota Kepolisian Dikeroyok Pengantar Jenazah di Gowa

badge-check

					Ilustrasi Pengeroyokan. (Int) Perbesar

Ilustrasi Pengeroyokan. (Int)

BERITA.NEWS, GOWA – Seorang anggota Kepolisian Dikeroyok Rombongan pengantar jenazah yang dianggap tak memberi Jalan, Rabu (24/5/2023). Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di wilayah Kabupaten Gowa.

Informais yang dihimpun pengeroyokan terjadi sekitar pukul 12.30 siang Selasa 23 Mei 2023 kemarin di Jalan Poros Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Korban pengeroyokan adalah seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polda Sulsel bernama Aiptu Rusdy Syam. Pengeroyokan terjadi ketika rombongan pengantar jenazah akan menuju Kabupaten Gowa dari arah Kota Makassar.

“Didepan  Toko Naga Mas Store kejadiannya, saya dari arah Gowa mau ke Makassar, pengantar jenazah dari arah Makassar ke Gowa, banyak pengantarnya, puluhan motor. Jadi saya sudah weser kiri karena pengantar jenazah sudah melewati marka tengah jalan, mauka belok kekiri tapi ndak bisa karena ada mobil sebelah kiri yang harus saya dahului dulu,” kata Rusdy kepada wartawan melalui telepon WhatsAppnya.

“Tapi itu pengantar jenazah sudah mengambil banyak Marka tengah Jalan, mungkin marahi karena saya na fikir saya halangi, jadi na pukul mobilku,” sambungnya.

Rusdy mengungkapkan dirinya dikeroyok hingga puluhan pengantar jenazah setelah dirinya berhenti ketika melihat kendaraan miliknya  dipukul oleh pengantar jenazah tersebut.

“Jadi setelah saya weser kiri, saya berhenti dulu liat mobilku yang sudah na pukul itu pengantar jenazah. Na fikir melawan ka datang dulu dua orang, ndak lama na lingkarima baru ada satu orang tinggi besar badannya mau memukul jadi tundukka, disitu mi na memukul yang lain,” ucapnya.

Usai dikeroyok oleh puluhan pengantar jenazah, Aiptu Rusdy Syam melakukan pemeriksaan visum  kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Gowa.

“Sudah mi saya lapor, hasil visum itu Luka di atas alis sebelah kanan, luka robek di telapak tangan kiri dan luka dilutut sebelah kiri,” ungkapnya.

Selaku korban, Rusdy sangat mengecam sikap arogansi pelaku atas terjadinya insiden ini. Dan atas laporannya ia berharap agar pelaku segera ditangkap.

“Jadi, ada ji sempat saya liat motor yang dikendarai pelaku pengantar jenazah, karena terparkir di tengah-tengah kufikir itumi juga salah satu pelakunya,” pungkasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan
Trending di Hukum dan Kriminal