Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Cara Adnan-Kio Tingkatkan Ekonomi di Tengah Pandemi

badge-check

					Cara Adnan-Kio Tingkatkan Ekonomi di Tengah Pandemi Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Pandemi Covid-19 menjadi momok di seluruh dunia. Tak hanya kesehatan, ekonomi pun ikut tumbang. Imbasnya, angka warga miskin meningkat dimana-mana. Tak terkecuali di Kabupaten Gowa. Petahana Pilkada Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) punya strategi khusus untuk menanganinya.

Rumah Produktif namanya. Sebuah unit pemberdayaan UMKM yang nantinya ada di tiap-tiap kecamatan. Adnan menjelaskan, Rumah Produktif punya banyak peran. Yakni pusat informasi bisnis dan akses keuangan, pusat informasi pasar, pusat informasi produk dan pusat layanan Konsultasi Bisnis dan Pelatihan kerja/vocation skill.

“Jadi dengan berbagai fungsinya itu, Rumah Produktif sebagai pusat keunggulan (centre of excellence) dan konsultasi bisnis untuk menciptakan usaha baru dan pelaku usaha tersebut,”papar Adnan.

Mengapa UMKM mendapat prioritas Adnan-Kio? Pandemi covid-19 yang juga menghantam Kabupaten Gowa, membuat angka kemiskinan dan pengangguran diprediksi bakal naik tahun depan. Untuk itu, diperlukan penanganan serius dari pemerintah. “Untuk itu, langkah strategis yang akan ditempuh oleh Adnan-Kio yakni akan fokus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),”lanjut Adnan.

Kembali ke Rumah Produktif, mereka yang bergabung akan diberikan pendampingan. Mulai dari memilih bisnis yang akan dilakoni, pendampingan berupa konsultasi dengan para ahli. Bahkan bantuan modal usaha dan pemasarannya.

“Kalau memang bagus akan diberikan bantuan. Sehingga mereka bisa berkembang dan ketika mereka berkembang, maka akan menyerap tenaga kerja. Semakin banyak UMKM yang berkembang, maka semakin banyak tenaga kerja, maka semakin mampu kita tekan angka kemiskinan dan pengangguran,” sambung Adnan.

Sebetulnya, semasa pasangan berjuluk Doboloki ini memimpin Gowa, angka kemiskinan dan pengangguran menurun.
Adnan-Kio terbilang sukses menekan angka kemiskinan, dari 8,42 persen (2017) hingga kini berada di angka 7,53 persen (2019). Angka ini lebih rendah dari presentase kemiskinan di Sulawesi Selatan sebesar 8,69 persen.

Begitu juga untuk pengangguran terbuka. Dari yang sebelumnya berada di kisaran 7 persen (tahun 2017), kini menjadi 4,38 persen di tahun 2019. Namun, bagi Adnan-Kio, jika kembali diamanahkan memimpin Gowa, pengangguran dan kemiskinan tetap menjadi salah satu prioritas.

“Karena pandemi Covid-19 ini, banyak saudara-saudara kita yang kehilangan pekerjaan, banyak yang kehilangan pendapatan. Meskipun data yang ada sekarang, sampai tahun ini kita bisa menurunkan angka pengangguran sampai di titik 7,43 persen dan angka pengangguran kita 4,38 persen, tetapi saya prediksi tahun depan angka kemiskinan dan angka pengangguran kita pasti akan naik karena adanya wabah covid-19,” demikian Adnan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah