Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Takalar Pastikan Posko Siaga Bencan Siap 24 Jam

badge-check

					H Syamsari Kitta Tinjau Posko Siaga Bencana. (BERITA.NEWS/Sahabuddin Jaya) Perbesar

H Syamsari Kitta Tinjau Posko Siaga Bencana. (BERITA.NEWS/Sahabuddin Jaya)

BERITA.NEWS, Takalar – Dalam rangka Menghadapi Potensi Bencana yang terjadi di Kabupaten Takalar Bupati Takalar Syamsari Kitta meninjau kesiapan pelayanan kegawatdaruratan milik Dinas Kesehatan Public Safety Center (PSC) 119.

Seperti diketahui, salah satu lokasi rawan bencana berdasarkan peta rawan bencana BPBD Takalar, Kecamatan Galesong Selatan termasuk daerah rawan bencana terlebih hampir sebagian besar wilayah kecamatan Galesong Selatan merupakan daerah pesisir pantai sehingga rawan abrasi.

“PSC 119 harus memberikan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam dengan call center yang tersedia dan petugas serta perawatnya harus standby setiap saat, karena kita tahu bersama Prakiraan cuaca yang diprediksi akan ekstrem” tutur Syamsari didampingi Sekda Takalar Arsyad Taba.

Menurut Syamsari fungsi PSC utamanya adalah sebagai media penyalur informasi antara warga dengan Pemda jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti gempa, longsor, ataupun banjir.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Dengan adanya PSC ini sangat membantu kerja pemerintah untuk mengetahui daerah rawan bencana. Selain itu, Pemerintah juga mendirikan tenda-tenda darurat melalui BNPB Takalar dalam memantau kondisi di beberapa titik rawan yang terkena bencana atau banjir,” terangnya.

Syamsari menambahkan bahwa keberhasilan untuk menurunkan indeks risiko bencana adalah kerjasama yang baik dari semua unsur pemerintah dan lembaga terkait, termasuk juga masyarakat.

“Kita tahu bersama informasi BMKG bahwa angin muson akan melanda beberapa titik daerah di Sulawesi Selatan ditambah lagi dengan curah hujan yang tinggi sehingga, jadi kami menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan,” tandasnya.

  • Sahabuddin Jaya

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah