Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Takalar Bertemu Wamen KKP RI: Bangun Kampung Nelayan Merah Putih dan Pabrik Garam di Wilayah Pesisir Pantai Takalar

badge-check

					Bupati Takalar Bertemu Wamen KKP RI: Bangun Kampung Nelayan Merah Putih dan Pabrik Garam di Wilayah Pesisir Pantai Takalar Perbesar

BERITA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Takalar terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor kelautan dan perikanan. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara Bupati Takalar Ir, H Mohammad Firdaus, Daeng Manye M.M., yang akrab disapa Daeng Manye, dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, di Gedung Kementerian KKP, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua agenda strategis:

1. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir Kabupaten Takalar, sebagai bagian dari program nasional revitalisasi kampung nelayan.
2. Pendirian Pabrik Garam Rakyat, guna mengoptimalkan potensi garam lokal dan memperkuat ketahanan pangan nasional dari wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Menurut Bupati Takalar, inisiatif ini sejalan dengan visi daerah dalam Program Unggulan Kabupaten Takalar 2025–2030, khususnya pada pilar Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Potensi Lokal. “Alhamdulillah hari ini kami diterima langsung oleh Bapak Wamen KKP. Takalar siap menjadi contoh pengembangan kampung nelayan modern berbasis ekonomi digital dan kami juga akan memaksimalkan potensi garam rakyat melalui pembangunan pabrik skala regional,” ujar Bupati Daeng Manye usai pertemuan.

Kampung Nelayan Merah Putih direncanakan dibangun di salah satu wilayah pesisir Takalar, dilengkapi dengan infrastruktur dasar seperti :
* Perumahan nelayan yang layak huni
* Akses air bersih dan sanitasi
* Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
* Cold storage
* Balai pelatihan dan pemberdayaan keluarga nelayan

Kampung ini akan menjadi model nasional bagi penguatan ekosistem pesisir berbasis kesejahteraan masyarakat.

Pabrik Garam: Dukung Kedaulatan Industri Dalam Negeri

Sementara itu, rencana pembangunan Pabrik Garam mendapat dukungan penuh dari Kementerian KKP dan akan melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk BUMN atau swasta nasional. Pabrik ini diharapkan akan :
1. Menyerap produksi garam rakyat secara berkelanjutan
2. Meningkatkan kualitas dan standar produksi
3. Memberikan nilai tambah dan daya saing bagi petani garam lokal

“Kita ingin petani garam di Takalar tidak hanya jadi penonton dalam industri garam nasional, mereka harus menjadi pemain nasional” Tegas Daeng Manye.

Sinergi Pusat dan Daerah

Wakil Menteri KKP RI menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan siap memfasilitasi langkah-langkah teknis berikutnya. Kementerian KKP juga akan mengirim tim teknis ke Takalar dalam waktu dekat untuk melakukan survei dan verifikasi lokasi.

Bupati Takalar berharap program ini dapat segera direalisasikan pada tahun 2025 sebagai salah satu warisan strategis bagi pembangunan kelautan Takalar di masa depan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah