Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Muna Titip Perjuangkan Guru Honorer ke Ketua PB PGRI Pusat

badge-check

					Bupati Muna Titip Perjuangkan Guru Honorer ke Ketua PB PGRI Pusat Perbesar

Bupati Muna LM Rusman Emba, ST bersama Ketua PB. PGRI Pusat Prof.Dr. Unifah Rosyid, M.Pd 

BERITA.NEWS, Muna – Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Muna, menggelar kegiatan Seminar Sekaligus silaturahmi antara Anggota PGRI kabupaten muna dan ketua PB PGRI Pusat, di gedung SOR La Ode Pandu, Kamis 16/01/2020.

Hadir pada kegiatan ini Ketua PB PGRI Pusat, Prof.Dr. Unifah Rosyid, M.Pd, Bupati Muna LM Rusman Emba ST , Anggota Muspida Kab. Muna, Ketua PGRI Kab. Muna, Hasfa, Dan Tamu Undangan.

Bupati Muna LM Rusman Emba ST Saat sambutan menyampaikan ucapan selamat datang di kabupaten muna, Ibu Ketu PB. PGRI Pusat, selain itu Rusman Emba menitipkan guru tenaga honorer untuk diperjuangkan statusnya jadi PNS, selain itu Rusman Emba menambahkan bahwa honorer yang usianya 35 tahun keatas mempunyai peluang yang sangat kecil untuk menjadi PNS.

“Kami ucapkan selamat datang ibu ketua PB. PGRI Pusat di kabupaten muna, perlu kami gambarkan ibu ketua bahwa dimuna ini masyarakatnya sangat humanis, dan dimuna juga bu banyak wisata yang sangat potensial baik pantai, puncak dan wisata gua prasejarah liangkabori yg keindahanya tidak kala dengan tempat wisata yang terkenal di daerah lain”

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“saya juga berharap kepada Ibu ketua PB PGRI agar bisa memperjuangkan nasib guru honorer untuk menjadi PNS sebab bagi guru honorer yang berumur diatas 35 tahun sangat kecil peluangnya sementara pengabdianya sangat luar biasa”

Sementara itu ketua PB PGRI Pusat Prof.Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd menyampaikan perjuanganya hingga mengetuk pintu Istana Negara agar guru honorer mendapat angin segar akan statusnya, selain itu juga bahwa UU ASN menjadi ganjalan bagi honorer untuk diangkat tanpa tes. Dan jalan kelurnya hanya melalui jalur PPPK sesuai dengan undang-undang.

“Sebagai Ketua PB PGRI saya sudah banyak upayah yang sudah saya perjuangkan termasuk mengetuk pintu istana demi status guru honorer agar bisa di PNS kan namun saat ini masih terkendala dengan morotorium, namun tetap kita berupaya agar moratorium bisa di pertimbangkan, sehingga saat ini para guru honorer dapat diupayakan melalui jalur PPPK”.

OdeNsora

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah