Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Bupati Luwu Ajak Semua Pihak Belajar dari Luwu Utara

badge-check

					Bupati Luwu H Basmin Mattayang saat menyambut Menteri Sosial di Bandar Udara I Lagaligo Bua, beberapa waktu lalu. Perbesar

Bupati Luwu H Basmin Mattayang saat menyambut Menteri Sosial di Bandar Udara I Lagaligo Bua, beberapa waktu lalu.

BERITA.NEWS, Belopa – Bupati Luwu H Basmin Mattayang mengajak seluruh pihak, baik itu jajarannya sebagai sebagai pemerintah maupun masyarakat untuk memetik pelajaran atas kejadian banjir bandang yang dialami sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.

Kepada BERITA,NEWS, dirinya mengajak semuanya untuk belajar dari Luwu Utara akan perlunya menjaga hutan, meningkatkan kewasapadaan mitigasi bencana serta belajar atas kebersamaan yang sudah ditunjukan dalam membantu Luwu Utara.

“Saya tidak berkesimpulan bahwa banjir di Luwu Utara diakibatkan kerusakan hutan. Ibu Bupati Luwu Utara sendiri sudah menyampaikan banjir diakibatkan karena curah hujan. Kenapa saya katakan kita harus menjaga hutan, karena tidak boleh kita menutup mata bahaya yang ditimbulkan dari rusaknya ekosistem alam seperti hutan,” ujarnya.

Terkait itu, kata Bupati Luwu dua periode ini, pengawasan hutan harus lebih diaktifkan kedepan, termasuk hutan di Kabupaten Luwu yang akhir-akhir ini seakan tidak terawasi.

“Persoalan yang kita hadapi sekarang oleh pemerintah daerah, kita tidak lagi punya Dinas Kehutanan. Saya sudah lapor ke Pak Gunenur jika dinas kehutanan melekat di provinsi,” ujarnya.

“Laporan saya sangat direspon oleh Pak Gubernur dan beliau menjawab akan mengembalikan Dinas Kehutanan ke daerah. Ini penting kata Pak Gubernur agar ada pengawasan melekat. Karena kondisi hutan kita hampir tidak ada pengawasannya saat ini,” lanjutnya.

Disinggung rencana jalan poros Bua-Toraja, Bupati Luwu menjelaskan proyek ini tetap dijalankan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Meski demikian, Pemkab Luwu akan mencarikan cara salah satunya dengan menerbitkan regulasi agar hutan sepanjang jalan tersebut tidak tersentuh oleh pihak manapun, baik pemerintah, pengusaha maupun masyarakat sendiri.

“Proyek ini tetap jalan, yang dilalui jalan memang ada jalan sebelumnya. Tidak ada hutan yang kita rambah. Dan pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masyarakat agar tidak menganggu lingkungan hidup,” katanya.

“Kita akan buat regulasi agar sepanjang jalan keras tidak boleh ada pemukiman, tidak boleh ada kebun selain tanaman hutan yang menyerap air dengan baik. Mungkin yang diperbolehkan adalah pos-pos penjagaan polisi atau polisi kehutanan,” tegasnya.

. MUH. ASRI

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine

Porseni WBP Resmi Dibuka di Rutan Masamba, Semarak Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

31 Maret 2026 - 21:28 WITA

porseni
Trending di Palopo-Luwu