BERITA.NEWS,Makassar- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) gelar Focus Group Discussion (FGD) kebencanaan.
FGD ini, BPBD Provinsi menginisiasi pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana 2022. Hadirkan beberapa institusi, akademisi, lembaga sosial dan media.

Kepala BPBD Provinsi Muhammad Firda mengatakan pembentukan Forum ini melibatkan semua unsur Pentahelix kebencanaan.
“Aturan pembentukan forum tersebut memang tercantum dalam peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2008 tentang
Penyelenggaraan penanggulangan bencana,” ucapnya dalam acara diskusi di Hotel Maxone. Senin (12/12/2022).
Lebih lanjut, Firda menyampaikan pada 2023 mendatang pihaknya akan memfasilitasi pertemuan Forum ini per semester atau 6 bulan.
”Kami akan melakukan evaluasi, diseminasi (penyebarluasan informasi) dan advokasi.
Terkait apa saja yang masih kurang untuk melakukan penyempurnaan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Sulsel,” jelasnya.
Selain itu, BPBD Sulsel juga akan luncurkan aplikasinya SiAndalan, memuat informasi update laporan kejadian bencana di 24 Kabupaten dan Kota.
“Si Andalan, aplikasi update data setiap terjadi bencana, di situ tiap hari update kami kontrol tiap hari. Supaya tidak ada data ketinggalan,” ujarnya.
![]()





























