Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

BKD: Redistribusi 800 Nakes untuk Optimalkan Pelayanan Kesehatan

badge-check

					BKD: Redistribusi 800 Nakes untuk Optimalkan Pelayanan Kesehatan Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel Erwin Sodding menegaskan bahwa redistribusi tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 800 orang lingkup pemprov lingkup Pemprov Sulsel dilakukan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh Rumah Sakit (RS) dalam naungan Pemprov Sulsel.

Tenaga nakes yang ada di seluruh RS masing masing RS Labuabg Baji, RSUD Dadi, RS Haji, RS Fatima, RS Sayang, RS Ibu Pertiwi dan RS Regional Lamappapenning Bone.

“Kami sampaikan bahwa redistribusi SDM dalam rangka optimalisasi tenaga kesehatan serta mendukung pemerataan layanan kesehatan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Erwin Sodding, Jumat (29/8/2025) di Makassar.

Redistribusi ini dilakukan sebagai upaya strategis agar pelayanan kesehatan dapat merata di berbagai fasilitas layanan, sehingga masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan memperoleh akses layanan yang berkualitas.

Direktur RS Haji Dr dr Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes membenarkan hal tersebut. Dia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk melemahkan peran individu, melainkan untuk menguatkan kinerja bersama serta memastikan pemanfaatan tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan.

“Langkah ini diambil agar kemampuan dan kompetensi yang kita miliki dapat lebih dirasakan oleh masyarakat secara luas, bukan hanya di satu titik pelayanan,” ujarnya.

“Saya mengerti bahwa perubahan ini bisa menimbulkan rasa berat, namun percayalah, ini adalah bagian dari amanah pengabdian kita untuk kesehatan masyarakat Sulawesi Selatan,” tambahnya.

“Mari kita jadikan redistribusi ini sebagai kesempatan untuk memperluas ladang pengabdian, bukan sebagai hambatan. Hal lain yang masih menjadi perdebatan dalam proses ini akan dievaluasi kembali. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerjasama seluruh tenaga kesehatan yang terus memberikan yang terbaik untuk rumah sakit dan masyarakat kita,” tutup Dr Evi.(Rilis/)

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel