Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Betah di Gowa, Mahasiswa Singapore ingin Kembali Bertemu Masyarakat

badge-check

					Puluhan Mahasiswa Singapore saat di jamu oleh Bupati Gowa di Baruga Tinggimae. (BERITA.NEWS/Putri). Perbesar

Puluhan Mahasiswa Singapore saat di jamu oleh Bupati Gowa di Baruga Tinggimae. (BERITA.NEWS/Putri).

BERITA.NEWS, Gowa – Sejumlah Mahasiswa Singapore Polytechnic mengaku sangat menyukai suasana di Gowa bahkan tidak sedikit yang ingin kembali bertemu masyarakat setempat, khususnya di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu.

Salah satu Mahasiwa Singapore Polytechnic
Rei Wong Si Qi mengatakan sejak menginjakkan kaki ditempat tersebut, dirinya disambut antusias dan merasakan keramahan warga didaerah itu.

Selain itu, dirinya mengungkapkan selama empat hari tiga malam melakukan Learning Expres di Kabupaten Gowa, bahkan tinggal dirumah warga, kekeluargaan sangat nampak meskipun baru kenal, apalagi semua alat yang digunakan sangat manual sehingga mengajarkannya lebih mandiri lagi dan semangat membuat inovasi yang berhubungan dengan hasil pertanian disini.

“Kekeluargaannya sangat terasa, mengenai tugas kami, saya pribadi sudah memikirkan untuk membuat penyiraman air di Kebun kol tanpa harus masyarakat capek lagi mengangkat secara manual,” katanya dengan bahasa Inggris, Rabu (9/10/2019).

Meskipun dirinya kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat setempat namun karena berkolaborasi dan didampingi dengan mahasiswa Unismuh Makassar semua tampak mudah.

Olehnya dirinya berharap, suatu saat jika diberi kesempatan ke Gowa dirinya orang pertama yang akan mengatakan setuju. Pasalnya Rei sangat menyukai suasana kekeluargaannya ditambah makanannya salah satunya perkedel dicampur dengan sambel tomat asli.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Wow! tentunya mau sekali, terutama ke Cikoro untuk cobain masakan warga disana,” harapnya.

Mahasiswa Singapore lainnya, Muhammad Farhan juga merasakan hal yang sama, menurutnya orang Gowa sangat ramah, bahkan masih ingin lebih lama lagi tinggal di Cikoro.

“Sebenarnya 4 hari 3 malam itu singkat sekali, rasanya saya belum mau pulang masih ingin tinggal, tetapi karena sudah diatur mau bagaiamana lagi, namun saya memiliki rencana kembali lagi suatu saat nanti,” pungkasnya.

Sebelumnya, 54 Mahasiswa terdiri dari Mahasiswa Singapore Polytechnic sebanyak 27 orang dan 3 dosen, Unismuh Makassar 27 orang mahasiswa dan 3 dosen melakukan learning ekspres atau pembelajaran singkat adalah kegiatan Unismuh dalam hal ini FKIP bekerjasama dengan Singapore Politekhnik melakukan KKN singkat.

Dimana seluruh mahasiswa melakukan kolaborasi untuk membuat sebuah inovasi yang berhubungan dengan tiga hasil panen ditempat tersebut yakni kol, cengkeh, dan coco, di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa selama 4 hari 3 malam.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah