Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Bastian Sebut Pemprov Tak Layak Raih WTP, Mengapa?

badge-check

					Peneliti Senior PUKAT UPA Bastian Lubis. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul) Perbesar

Peneliti Senior PUKAT UPA Bastian Lubis. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar – Pengamat Keuangan Negara Bastian Lubis menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tidak layak meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bastian mengatakan ada banyak temuan mengenai kerancuan Laporan Keuangan Pengelolaan Daerah (LKPD) di Pemprov Sulsel yang musti diusut. Salah satunya, indikasi kerugian negara berujung ketekoran kas anggaran di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD sebanyak Rp 21 milliar lebih.

“Melihat dugaan potensi temuan di Setwan tersebut di atas saja, belum OPD yang lain, secara profesional sebagai mantan auditor ahli, saya rasa Opini WTP tidak layak untuk diberikan kepada Pemprov Sulsel pada Laporan Keuangan TA 2019 saat ini,” ujar Bastian, Kamis (18/6/2020).

Bastian yang juga Peneliti Senior Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patria Artha (UPA) itu mengatakan semuanya tergantung pada soal transparansi dan kejujuran.

“Paling opininya Tidak Memberikan Pendapat (TMP) sudah cukup,” ujarnya.

Dia juga menegaskan harus dilaporkan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait persoalan tersebut.

Sebelumnya, Bastian menyebutkan ada beberapa indikasi kerugian negara yang jadi temuan di APBD 2019 lalu. Nilainya mencapai Rp21 miliar lebih. Kemudian, kelebihan dana operasional pimpinan dewan Rp468 juta dan beberapa dugaan lainnya.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Trending di Makassar